OJK Ingin Tingkatkan Integritas - Rombak Sejumlah Pejabat

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pergantian sejumlah pejabat di kantor pusat maupun di kantor regional dan daerah sebagai upaya untuk terus meningkatkan integritas, loyalitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. "Pelantikan ini menjadi tonggak bagi saudara-saudara untuk lebih berkiprah dan berkarya nyata dalam mewujudkan OJK yang kredibel di mata stakeholders," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, seperti dikutip Antara, kemarin.

Wimboh mengatakan pergantian unsur pimpinan merupakan bagian dari proses optimalisasi, pengembangan dan penyegaran sumber daya manusia sebaai upaya membangun OJK menjadi lembaga yang dapat menjawab berbagai harapan dan tuntutan pemangku kepentingan. Ia menambahkan OJK sebagai otoritas sektor jasa keuangan harus mampu merespons dinamika perubahan serta menjawab harapan pemerintah dan masyarakat agar lebih efektif dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong peran industri jasa keuangan melalui program penyaluran kredit ke sektor produktif.

Selain itu, OJK tidak hanya dituntut untuk menjaga kesehatan industri jasa keuangan dan stabilitas sistem keuangan, namun juga dituntut untuk dapat berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara lebih optimal dan lebih berkualitas melalui program-program yang efektif. Untuk itu, pergantian sejumlah pimpinan OJK di kantor regional dan kantor daerah dilakukan guna meningkatkan peran dan fungsi sebagai ujung tombak pengawas industri jasa keuangan maupun sebagai motor penggerak inklusi dan literasi keuangan di daerah.

"OJK di daerah juga perlu mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), membantu pendampingan Bank Wakaf Mikro dan meningkatkan peran BUMDES maupun BUMADES," ujar Wimboh. Daftar pejabat yang dilantik dan atau melakukan Sertijab yaitu Anto Prabowo, dilantik sebagai Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik. Djustini Septiana, dilantik sebagai Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I. Moch. Ihsanuddin, dilantik sebagai Deputi Komisioner Pengawas IKNB II.

Teguh Supangkat, dilantik sebagai Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV. Zulkarnain Sitompul, dilantik sebagai Deputi Komisioner Hukum. Antonius Hari P.M, dilantik sebagai Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan. Anung Herlianto, dilantik sebagai Kepala Departemen Pengawasan Bank 3. Bambang W. Budiawan, dilantik sebagai Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B. Didik Supriyadi, dilantik sebagai Kepala Departemen Logistik.

Hizbullah, dilantik sebagai Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara. Indra Krisna, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung. Darwisman, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat. Yusri, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Riau. Endang Nuryadin, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Jambi. Ludy Arlianto, dilantik sebagai Kepala OJK Tegal. Mohammad Fredly Nasution, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara. Moch. Riezky F. Purnomo, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat.

Sumarlan, dilantik sebagai Kepala OJK Purwokerto. Azilsyah Noerdin, dilantik sebagai Kepala OJK Jember. Aulia Fadly, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh. B. Iwan Tri Handoyo, dilantik sebagai Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah. Ari Lajiji, dilantik sebagai Kepala Grup Penanganan Anti Fraud. Arief Rachmat Permana, dilantik sebagai Kepala Grup Penelitian Dan Pengembangan Hukum Sektor Jasa Keuangan.

BERITA TERKAIT

OJK Bekukan Kegiatan Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan karena belum…

OJK: Pelemahan Rupiah Dapat Picu NPL Bank Naik

NERACA   Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi pelemahan nilai tukar rupiah yang berlangsung terus menerus dapat menekan sektor perbankan dari sisi…

Tekan Impor Barang Modal, Pemerintah Ingin Pacu Produksi Lokal - Terkait Neraca Perdagangan

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan produksi barang subtitusi impor perlu didorong untuk mengurangi kebutuhan barang modal dan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pengembangan Industri Asuransi Perlu Modal Kuat

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan upaya pengembangan industri asuransi di Indonesia agar sehat…

OCBC NISP : Kenaikan Bunga Acuan Sudah Cukup

      NERACA   Jakarta - Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menilai dosis kenaikan suku bunga acuan…

Defisit Transaksi Berjalan 2018 Diprediksi 2,3% dari PDB

  NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan defisit transaksi berjalan sepanjang 2018 akan mencapai 23 miliar…