Scanner Canon Raih Penghargaan Top Brand

Neraca. Kepuasan pelanggan terhadap sebuah produk sangatlah penting. Canon sebagai pemimpin dalam industri digital imaging selalu pengutamakan kepuasan pelanggan terutama melalui produk-produk yang handal, salah satunya adalah Scanner. Oleh karena itu tidak mengherankan jika Canon kembali meraih Top Brand Award 2012 untuk kategori scanner. Prestasi ini merupakan bukti kesuksesan Canon dalam membangun kekuatan merek serta komitmennya untuk memberikan produk yang berkualitas dan layanan prima untuk konsumen di Indonesia.

Menurut Monica Aryasetiawan, Divison Manager Canon Consumer System Product, pt. Datascrip bahwa kebutuhan konsumen untuk mendapatkan perangkat pemindai (scanner) dengan kualitas terbaik menjadi perhatian utama bagi Canon. Teknologi terbaru dan layanan terbaik senantiasa diberikan demi kepuasan pelanggan. Dalam menyajikan solusi digitalisasi dokumen, Canon tampil total dengan menyediakan deretan model scanner sesuai dengan ragam kebutuhan, mulai dari alat pemindai grafis (flatbed scanner), pemindai film negatif (flatbed with film scanner), dan untuk pengarsipan dokumen (document reader).

“Mendapatkan predikat Top Brand merupakan suatu kebanggaan akan eksistensi sebuah merek. Mengingat proses penilaian Top Brand melalui rangkaian metodelogi riset yang melibatkan banyak pihak. Majalah Marketing sebagai penyelenggara tahun ini kembali bekerjasama dengan Frontier Consulting Group untuk menyajikan survei Top Brand di enam kota besar (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar),” paparnya.

Survei Top Brand melibatkan 3.600 responden, menggunakan metodologi pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara langsung (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.

Pemenang Top Brand diukur dari tiga parameter, yaitu:

1. Top of mind awarness, yang didasarkan atas merek yang pertama kali disebut oleh responden ketika sebuah kategori produk disebutkan.

2. Last used, yang didasarkan atas merek yang terkahir kali digunakan oleh responden.

3. Future intention, yang didasarkan atas merek yang ingin digunakan di masa mendatang.

Menurut Monica, dari kriteria penilaian Top Brand yang telah dijabarkan bahwa meraih penghargaan ini bukanlah hal yang mudah, dan keberhasilan Canon meraih Top Brand untuk kategori scanner mencerminkan kerja keras Canon dalam merengkuh pasar Indonesia.

“Penghargaan Top Brand 2012 yang kedua kali ini merupakan salah satu bukti produk scanner Canon menjadi merek yang paling populer di Indonesia. Sinergi antara kualitas dan pelayanan terbaik kepada para pelanggan secara konsisten akan terus ditingkatkan meskipun produk ini lama kelamaan akan digantikan oleh perangkat multifungsi,” ujar Monica.

menurut Merry Harun, Direktur Divisi Canon, pt.Datascrip, prestasi ini suatu hal yang membanggakan untuk mengawali 2012. Meraih Top Brand merupakan bukti komitmen Canon untuk memberikan produk printer yang berkualitas dan terus memberikan pelayanan yang terbaik. "Tidak mudah untuk mempertahankan yang sudah diraih tetapi kami akan terus memperbaiki diri dan siap berubah untuk sesuatu menjadi lebih baik lagi."

BERITA TERKAIT

KKP Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK

NERACA Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia…

Pertahankan Tradisi Tahunan, Kemenperin Raih Opini WTP

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Palembang Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 2019

Palembang Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik 2019 NERACA Palembang - Pemerintah Kota Palembang meraih penghargaan pembangunan daerah terbaik tahun 2019…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…