Menteri Kelautan dan Perikanan - Indonesia Bisa Menjadi Negara Besar

Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan

Indonesia Bisa Menjadi Negara Besar

NERACA

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan Indonesia bisa menjadi negara besar, jika kita benar-benar kerja keras untuk mencapainya.

"Saya melihat Indonesia bisa menjadi negera besar. Kita optimis kalau kita benar-benar kerja," kata Menteri Susi dalam paparannya pada acara Seminar Nasional bertajuk "Peran Perempuan Dalam Pengembangan Budaya Hukum" di Aula Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, Jumat sore (20/4).

Untuk itu, kata dia, kita harus mau merubah cara kerja karena saat ini dengan kecepatan kemajuan teknologi dan digitalisasi serta globalisasi tak mungkin kita bendung harus merubah cara kerja."Berarti kita harus berlari. Tidak bisa lagi pelan-pelan lagi," tegas dia.

Untuk itu Susi berharap saatnya Universitas mengkaji kurikulumnya untuk diubah. Karena tidak mungkin kita pakai kurikulum 5-10 tahun yang lalu."Ini harus menjadi PR para akademisi," tegasnya.

Selain itu, kata dia, kita juga harus menjaga tatanan demokrasi agar terus berada dijalur yang benar. Ketetapan dan kepastian hukum juga harus benar. Karena kalau hukum sampai terkorupsi maka tatanan sosial disebuah negara akan hancur berkeping-keping.

Dikatakannya, pertumbuhan penduduk Indonesia yang semakin naik dan juga adanya bonus demografi serta era digitalisasi atau mileneal yang makin melebar makin nambah."Job-job konvensional akan hilang karena digitalisasi, mesinisasi akan semakin terus berkembang," ujar dia.

Susi mengatakan kalau kita tidak mempersiapkan dan membuat 'barier safety' yaitu mengarahkan dan menempatkan surplus demografi maka akan bahaya besar.

Sebenarnya, kata menteri, digitalisasi juga membuka pekerjaan baru, tetapi berapa banyak yang bisa terserap oleh tenaga kerja kita. "Mungkin saya terlalu cemas. Tetapi saya betul-betul mengimbau para akamedisi pakar di universitas untuk memulai menyiapkan tenaga terdidik.

Dikatakannya, walaupun ada politisi yang memperingatkan negara ini akan tercera-berai dan juga ada politis lain yang menyatakan Indonesia akan menjadi negara besar."Hukum menjadi pilar yang penting karena hukum adalah ciri sipil society. Jika maju biasanya kepastian tatanan hukumnya baik, jika tidak maka niscaya tidak ada etika," demikian Susi. Ant

BERITA TERKAIT

Sri Mulyani Dinobatkan Jadi Menteri Keuangan Terbaik

      NERACA   Bali - Sri Mulyani Indrawati memperoleh penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik di kawasan Asia Timur…

IMF: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Naik 1% - PERANG DAGANG AS-CHINA BAKAL PANGKAS EKONOMI GLOBAL 1%

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat sekitar 1% dalam jangka menengah, dari posisi saat…

IMF : Menguntungkan atau Merugikan Indonesia?

  Oleh: Jasmin Erika, Peneliti LSISI Saat ini, Indonesia tengah menjadi tuan rumah bagi penyelanggaran Annual Meetings of the International…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat NERACA Jakarta - Indonesia membantu Palestina untuk peningkatan kapasitas bidang pengawasan keamanan obat, sebagai bagian…

Walhi: Korupsi Bidang Energi Harus Dijadikan Prioritas

Walhi: Korupsi Bidang Energi Harus Dijadikan Prioritas NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia Nur Hidayati mengatakan…

KPK: OTT Kabupaten Bekasi Terkait Perizinan Meikarta

KPK: OTT Kabupaten Bekasi Terkait Perizinan Meikarta NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menyatakan operasi…