Spekulan Perlu Antisipasi Penurunan IHSG

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara (Sulutgomalut), Elyanus Pongsoda mengatakan, yang perlu mengantisipasi penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini yakni para spekulan,”Yang perlu berpikir keras sekarang ini adalah para spekulan yang bermain di pasar modal untuk jangka waktu yang sangat singkat dan melakukan jual beli saham," ujarnya di Manado, kemarin.

Dia mengatakan, tapi ini pun bisa dimanfaatkan oleh para dealer untuk mencari untung tergantung ketajaman analisis atas pergerakan harga saham emiten. Disebutkan, bisa untung besar dan bisa juga rugi besar.

Elyanus menjelaskan, dalam kondisi IHSG yang melemah saat ini, para investor agar berkonsultasi dengan para manager investasi. Karena, katanya, mereka lebih paham detail saran yang bisa diberikan kepada para investor.”Tapi hemat saya kalau di reksadana karena jangka panjang jadi investor tidak perlu terlalu khawatir," tuturnya.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulut, Fonny The mengatakan, pelemahan laju IHSG yang terjadi saat ini belum mempengaruhi investor di Provinsi Sulut. Pada bulan Februari 2018, katanya, terjadi pertambahan investor di Sulut sebanyak 192 dengan transaksi mencapai Rp401 miliar.”Edukasi dan sosialisasi terus dilakukan sehingga investor tidak takut dengan adanya pelemahan IHSG saat ini,”jelasnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Harga Minyak Dunia Naik Karena Penurunan Ekspor Iran

NERACA Jakarta – Harga minyak dunia naik sekitar satu persen pada akhir perdagangan kemarin di tengah semakin banyaknya bukti penurunan…

Sentimen Global Tekan Laju Penguatan IHSG

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah…

Pelaku Pasar Diminta Tidak Panik Jual - Tekanan IHSG Bersifat Sementara

NERACA Jakarta – Koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak awal perdagangan hingga penutupan, membuat direktur utama PT Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…