Pemkot Sukabumi Menjamin Ketersediaan Sembako



NERACA

 

Sukabumi - Wakil Walikota Sukabumi, H. Mulyono, menandaskan, Pemerintah Kota Sukabumi menjamin ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), dapat memenuhi kebutuhan warga masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, baik pada saat menjelang maupun pasca Hari Raya Idul Fitri Tahun 1432 Hijriyah.

Adapun upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam menjamin ketersediaan Sembako tersebut, di antaranya melakukan koordinasi dengan pihak Bulog, khususnya untuk menjamin ketersediaan beras di Kota Sukabumi. Selain itu, juga berupaya optimal mengendalikan harga Sembako, supaya tidak terjadi lonjakan harga, bekerjasama dengan dinas-instansi dan lembaga terkait.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad, M.Pd., menghimbau para produsen dan para pedagang, agar tidak memainkan harga Sembako, apalagi menimbun Sembako, khususnya pada saat menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri Tahun 1432 Hijriyah.

Tim Pemantau

Ditandaskannya, apabila ada produsen dan pedagang yang memainkan harga Sembako, akan ditindak tegas, serta akan diproses secara hukum, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi telah membentuk Tim Pemantau, untuk mengawasi dan memantau para produsen dan para pedagang, hingga ke gudang-gudang persediaan Sembako.

Ditandaskan pula, apabila Tim Pemantau tersebut menemukan adanya permainan harga Sembako, khususnya yang dilakukan oleh produsen atau pedagang, akan langsung dilaporkan ke Polres Sukabumi Kota, untuk ditindak lanjuti, sekaligus ditangani dan diproses secara hukum, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Diskopperindag Kota Sukabumi menandaskan, untuk memenuhi kebutuhan dan menjaga ketersediaan bahan pokok bagi warga masyarakat, khususnya menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri Tahun 1432 Hijriyah, selain telah dilakukan penambahan persediaan bahan-bahan pokok, pihaknya juga telah melakukan penambahan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis premium.

 Dengan demikian, baik pada saat menjelang maupun pasca Hari Raya Idul Fitri Tahun 1432 Hijriyah, di Kota Sukabumi tidak terjadi kekurangan BBM. Diungkapkannya, berdasarkan informasi dari pihak Hiswana Migas, BBM untuk Kota Sukabumi ada penambahan sebesar 10 persen, dari hari-hari sebelumnya

BERITA TERKAIT

Untuk Menahan Inflasi Yang Tinggi, Sektor Ekonomi Harus Segera Dipulihkan - KABUPATEN KUNINGAN

NERACA Kuningan - Jika tidak mau terjadi tingginya inflasi maka sektor ekonomi harus segera dipulihkan paska Pandemi Covid-19, termasuk pemulihan…

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 Juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

NERACA Jakarta - Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap…

Kalak BPBD : Bencana Longsor Paling Banyak Terjadi - Sampai dengan Juli, Terjadi 116 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

NERACA Sukabumi - Bencana tanah longsor paling banyak terjadi di Kota Sukabumi, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Untuk Menahan Inflasi Yang Tinggi, Sektor Ekonomi Harus Segera Dipulihkan - KABUPATEN KUNINGAN

NERACA Kuningan - Jika tidak mau terjadi tingginya inflasi maka sektor ekonomi harus segera dipulihkan paska Pandemi Covid-19, termasuk pemulihan…

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 Juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

NERACA Jakarta - Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap…

Kalak BPBD : Bencana Longsor Paling Banyak Terjadi - Sampai dengan Juli, Terjadi 116 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

NERACA Sukabumi - Bencana tanah longsor paling banyak terjadi di Kota Sukabumi, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…