Pengerjaan Tiga Tower South Quarter Dikebut - Triwulan II 2015 Rampung

NERACA

Jakarta - PT Intiland Development Tbk telah menggelontorkan investasinya sebesar Rp3 triliun untuk membangun serta mengembangkan megaproyek bisnis, South Quarter, di kawasan Tb Simatupang, Jakarta Selatan. Direktur Eksekutif Intiland, Utama Gondokusumo mengatakan, untuk harga sewa senilai US$24 per meter persegi per bulan, namun sudah termasuk bebas biaya pelayanan (services charge).

Sementara untuk harga jual, dirinya mengatakan mencapai Rp35 juta per unit. Adapun untuk sumber pendanaan, Utama memiliki jawaban tersendiri. "South Quarter ini terdiri dari perkantoran, ritel seperti restoran atau kafe, supermarket dan tempat fitnes serta kondominium. Sumber pendanaan kami campuran. Ada dari penjualan (marketing sales), pinjaman bank dan tentu saja kas internal," jelas dia, usai topping-off South Quarter di Jakarta, Senin (15/9).

Lebih lanjut Utama memaparkan, pihaknya menargetkan akan menyelesaikan proyek ini dalam kurun waktu tiga tahun mendatang. South Quarter terdiri atas empat tower yang berdiri di atas lahan seluas 7,2 hektar. Dengan demikian pada tahap pertama, Intiland akan menyelesaikan tiga tower setinggi masing-masing 20 lantai yang luas bangunannya 123 ribu meter ini, pada triwulan II 2015 mendatang.

Hingga Agustus 2014, sudah 75% ruang perkantoran terjual habis (sold out) dan 53 ruang ritel sudah tersewakan. "Pembeli dan penyewa beragam sektor. Mayoritas berasal dari perusahaan minyak dan gas serta pertambangan. Lalu ada perbankan dan transportasi," katanya. Selain itu, Intiland menerapkan sistem pengolahan dan penggunaan ulang air limbah dan air hujan untuk penyiraman taman, flush toilet dan lain sebagainya.

Selain memiliki keunggulan konsep bangunan dan lokasi yang strategis, South Quarter mampu 
menyediakan ruang kerja lapang yang memungkinkan penataan ruang lebih fleksibel. Memiliki luas 

Selain memiliki keunggulan konsep bangunan dan lokasi yang strategis, South Quarter mampu menyediakan ruang kerja lapang yang memungkinkan penataan ruang lebih fleksibel. Memiliki luas per lantai mencapai 2.200 meter persegi, South Quarter menjadi salah satu gedung perkantoran yang memiliki luasan lantai terbesar di kawasan TB Simatupang. 

“Kami juga membangun jalan baru selebar 30 meter yang menghubungkan jalan RA Kartini dan jalan Lebak Bulus I. Akses baru ini akan menjadi jalan utama yang mempermudah masuk ke kawasan South Quarter sekaligus memperlebar muka kawasan memberikan nilai tambah komersial bagi South Quarter,” terangnya.

Ke depan, pengembangan properti Intiland akan fokus pada pembangunan kawasan terpadu dengan beragam fungsi dan peruntukan di lokasi-lokasi strategis. South Quarter menjadi salah satu pengembangan proyek utama yang memberikan kontribusi signifikan bagi Intiland. [ardi]

BERITA TERKAIT

Proyek KPBU Jalan Non Tol Pertama, PII Kasih Penjaminan Proyek Jalan Lintas Sumsel

  NERACA Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII menandatangani perjanjian penjaminan untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan…

Gotong Royong UMKM jadi Kata Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi

    NERACA   Jakarta - Di tengah fenomena pelambatan ekonomi dan ancaman resesi akibat  pandemi COVID-19 yang belum usai,…

DPR Usul UMKM Bisa Akses Pembiayaan di Lantai Bursa

    NERACA   Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah mendorong otoritas keuangan dan pemerintah…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Proyek KPBU Jalan Non Tol Pertama, PII Kasih Penjaminan Proyek Jalan Lintas Sumsel

  NERACA Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII menandatangani perjanjian penjaminan untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan…

Gotong Royong UMKM jadi Kata Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Pandemi

    NERACA   Jakarta - Di tengah fenomena pelambatan ekonomi dan ancaman resesi akibat  pandemi COVID-19 yang belum usai,…

DPR Usul UMKM Bisa Akses Pembiayaan di Lantai Bursa

    NERACA   Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah mendorong otoritas keuangan dan pemerintah…