Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Palabuhanratu Normal

 

 

Aktifitas perdangan di eks  kebakaran pasar Palabuhanratu yang menghanguskan 42 kios dan 27 lapak PKLdi blok I dan G, kini terlihat normal kembali, kendati baru 70% pedagang melaksanakan aktifitasnya. Demikian diungkapkan Kepala Pasar Palabuhanratu, H Rusmana, kepada wartawan di gedung Diskoperindag Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/8).

Namun secara umum, lanjut dia, roda ekonomi pasca kebakaran telah berjalan normal. Para pedagang malah lebih mengintensifkan keamanan. Sedangkan pemilik kios emas dan perhiasan yang mengalami kebakaran memilih pindah tempat yang tak jauh dari pasar.

“ Kita melihat para pelaku pasar saling menjaga dan saling mengingatkan agar tidak terjadi lagi kecelakaan seperti kemarin. Mungkin itu dilakukan karena saat ini pasar menjadi salah satu area yang paling banyak dikunjungi masyarakat,” papar  Rusmana.

Disamping itu, kata dia lagi, harga kebutuhan pokok di Pasar Palabuhanratu masih relative aman, kendati ada kenaikan pada jenis kebutuhan tertentu, namun kenaikan harga itu belumk melonjak tinggi.

“Memang ada kenaikan harga  pada jenis kebutuhan tertentu. Tetapi kenaikan harga itu belum begitu berpengaruh akan kebutuhan masyarakat. Hanya saja kita sudah mengantisipasi. Apabila nanti terjadi kelangkaan dan kenikan yang sangat tinggi, kita sudah koordinasi dengan dinas terkait untuk dilakukan Pasar Murah atau mungkin saja Operaso pasar,” kata dia. 

BERITA TERKAIT

Sempat Mangkrak Satu Tahun, Akhirnya Pemkot Sukabumi Operasikan BRT

NERACA Sukabumi - Sempat sekitar satu tahun mati suri, akhirnya lima Bus Rapid Transit (BRT) pemberian pemerintah Provinsi Jabar tersebut…

Kepala DKP3: Kita Akan Minta Tambahan Pupuk Subsidi ke Provinsi Jabar - Akibat Pupuk Subsidi Habis, Kota Sukabumi Minta Tambahan Kuota

NERACA Sukabumi - Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi membenarkan jika pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan di wilayahnya.…

Pemkab Lebak Minta Warga Gunakan BST untuk Penuhi Kebutuhan Pangan

NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, meminta warga penerima dana bantuan sosial tunai (BST) yang digulirkan Kementerian Sosial,…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Sempat Mangkrak Satu Tahun, Akhirnya Pemkot Sukabumi Operasikan BRT

NERACA Sukabumi - Sempat sekitar satu tahun mati suri, akhirnya lima Bus Rapid Transit (BRT) pemberian pemerintah Provinsi Jabar tersebut…

Kepala DKP3: Kita Akan Minta Tambahan Pupuk Subsidi ke Provinsi Jabar - Akibat Pupuk Subsidi Habis, Kota Sukabumi Minta Tambahan Kuota

NERACA Sukabumi - Dinas Ketahanan Pangan pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi membenarkan jika pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan di wilayahnya.…

Pemkab Lebak Minta Warga Gunakan BST untuk Penuhi Kebutuhan Pangan

NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, meminta warga penerima dana bantuan sosial tunai (BST) yang digulirkan Kementerian Sosial,…