Fast Food Bagikan Saham Bonus

Perusahaaan di sektor makanan cepat saji, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) akan membagikan saham bonus dari kapitalisasi agio saham sebesar Rp153.472.198.400. Jumlah tersebut ditentukan berdasarkan nilai nominal saham perseroan yang Rp100 per lembar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (20/5). Nantinya, saham bonus akan dibagikan kepada pemegang saham dengan ketentuan bahwa setiap pemegang tiga saham lama akan memperoleh 10 saham baru dengan cara pembulatan ke atas.

Mengingat rasio saham dapat mengakibatkan adanya pecahan saham, maka PT Gelael Pratama dan PT Megah Eraraharja bersedia memberikan kompensasi saham untuk pembulatan ke atas. Pemegang saham yang berhak adalah pemegang saham yang namanya tercantum hingga 12 Juli 2013. Perseroan akan menggelar RUPSLB pada 19 Juni 2013 mendatang. (bani)

 

 

BERITA TERKAIT

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

JFX dan KBI Bantu Paket Data Siswa Babel

Peduli Covid-19, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bangka Belitung (Babel)…

Saham SOHO Masuk Dalam Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi peningkatan…

BERITA LAINNYA DI

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

JFX dan KBI Bantu Paket Data Siswa Babel

Peduli Covid-19, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bangka Belitung (Babel)…

Saham SOHO Masuk Dalam Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi peningkatan…