Pekan Budaya Dayak 2013 - Tampilkan Potensi dan Produk Inovatif Kalimantan

Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono, membuka acara Pekan Budaya Dayak 2013 di Istora Senayan, Jakarta. Kegiatan digelar selama empat hari, diikuti ribuan orang suku Dayak yang terbagi lima wilayah di Kalimantan yakni Provinsi Kalimantan Barat, Timur, Tengah, Selatan dan Utara. Hadir dalam acara pembukaan itu, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan; Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar; Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta serta Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Agustin Teras Narang.

Pekan Budaya Dayak 2013 menampilkan Pameran Produk Potensi Daerah dan Produk Inovatif Daerah Kalimantan, Dayak Art Carnaval, Dayak Innovation, Kalimantan Investment Forum, dan Dayak Night dan Fun.

\"Kalimantan memiliki potensi sumber daya alam yang beraneka ragam, maka dari itu agar potensi tersebut bisa digunakan dengan baik perlu dikelola dan disatupadukan dengan unsur produktif lain, seperti SDM trampil, modal dan teknologi,\" ujar Boediono pada pembukaan Pekan Budaya Dayak di Istora Senayan, (27/4).

Wapres melanjutkan bahwa Pekan Budaya Dayak 2013  bisa memperkenalkan budaya Dayak kepada dunia internasional terlebih untuk menarik minat para pelaku ekonomi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. “Tahun lalu, sektor pariwisata memberi kontribusi pergerakan ekonomi sebesar Rp 573 triliun. Hal ini membuktikan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi kuat. Kami yakin dalam 5 – 10 tahun mendatang, sektor pariwisata mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional,” katanya.

Diharapkan, Pekan Budaya Dayak yang mempertontonkan kesenian suku Dayak dapat menarik minat investor sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berinvestasi di bumi Dayak. Sapta mengajak seluruh pelaku industri pariwisata dan pelaku kreatif suku Dayak untuk terus meningkatkan kulitas produknya sehingga menjadi produk yang mampu bersaing.

Sementara itu, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Agustin Teras Narang mengatakan, acara Pekan Budaya Dayak 2013 merupakan suatu kolaborasi dari kelima provinsi se-Kalimantan. Kelima wilayah tersebut untuk pertama kali mengadakan eventNasional secara bersamaan.\"Ini adalah suatu kick off atau tendangan pertama untuk memperkenalkan seni budaya, potensi sumber daya alam dan sebagainya yang dimilki oleh Kalimantan,\" kata Teras.

Kalimantan terkenal dengan keindahan sungai dan hutan, ecotourism, serta anggrek hutan dan industri kreatif. \"Penyelenggaraan Pekan Budaya Dayak bertujuan agar masyarakat Indonesia mengetahui kekayaan dan potensi yang dimiliki masyarakat Dayak,\" jelas Teras.

 

BERITA TERKAIT

Cara Daftar Online Wisata di Labuan Bajo dan TN Komodo

Turis yang hendak berwisata di Labuan Bajo dan Taman Nasional (TN) Komodo harus melakukan pendaftaran secara daring (online) dengan memilih…

Perayaan Eksistensi 100 Tahun Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), M Ridwan Kamil, mengaku bangga dengan eksistensi Gedung Sate yang tahun ini genap berusia 100 tahun,…

Mengenal Kebun Raya di Indonesia Selain Bogor dan Cibodas

Empat kebun raya di Indonesia dikelola di bawah naungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selain menjadi wisata alam, kebun raya…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Cara Daftar Online Wisata di Labuan Bajo dan TN Komodo

Turis yang hendak berwisata di Labuan Bajo dan Taman Nasional (TN) Komodo harus melakukan pendaftaran secara daring (online) dengan memilih…

Perayaan Eksistensi 100 Tahun Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), M Ridwan Kamil, mengaku bangga dengan eksistensi Gedung Sate yang tahun ini genap berusia 100 tahun,…

Mengenal Kebun Raya di Indonesia Selain Bogor dan Cibodas

Empat kebun raya di Indonesia dikelola di bawah naungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selain menjadi wisata alam, kebun raya…