Otoritas Bursa Tututp Mulut Soal Merrill Lynch

Sesuai dengan perintah pengadilan, transaksi perdagangan saham PT Merrill Lynch Indonesia Rabu dihentikan sementara oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Hal ini bisa dilihat dari tidak adanya transaksi perdagangan yang terjadi melalui broker dengan kode ML tersebut sampai penutupan perdagangan. Menyikapi hal tersebut, direksi otoritas BEI maupun KSEI, tidak ada satupun yang bersedia memberikan konfirmasi terkait hal tersebut. “Saya tidak bersedia komentar, itu bukan wilayah saya dan saya sedang ada di luar (kantor),” kata Direktur KSEI Margaret Tang di Jakarta, Rabu (3/10).

Sebelumnya Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, Ansyahrul, telah meminta kepada BEI dan KSEI melaksanakan pemblokiran saham atas nama PT Merrill Lynch Indonesia dan Merrill Lynch International Bank Limited Cabang Singapura.

Hal tersebut sehubungan dengan surat Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 28 September 2012 No. W10-U3/1938/HK.02.01.IX.2012 dimana pihak pengadilan telah pelajari dan teliti dengan seksama, bahwa untuk eksekusi pada perkara perdata No.1401/Pdt.G/PN.Jkt.Sel tanggal 15 Juli 2009, sesuai dengan pasal 59 ayay 3 UU No. 8 Tahun 1995, pemblokiran rekening efek sebagaimana dimaksud dalam ayat dua, hanya dapat dilakukan oleh lembaga penyimpanan dan penyelesaian atas perintah tertulis dari Bapepam atau berdasarkan permintaan tertulis dari Kepolisian, Kepala Kejaksaan Tinggi atau Ketua PT untuk kepentingan peradilan dalam perkara perdata atau pidana.

“Maka kami mengharapkan bantuan saudara untuk pemblokiran saham atas nama PT Merrill Lynch Indonesia yang berada di BEI dan Merrill Lynch Internarional Bank Limited Cabang Singapura yang berada di KSEI,” kata Ansyahrul. (bani)

 

BERITA TERKAIT

Dukung Inovasi Digital, BTN Akuisisi 25 Ribu EDC

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk gencar melakukan akuisisi merchant lokal dan nasional sebagai merchant mesin Electronic Data Capture (EDC)…

DPR Diharapkan Kawal Kasus Minna Padi AM

Nasabah korban Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk ikut mengawal proses pencairan dana yang tidak…

Hexindo Bagikan Dividen Tunai US$ 30,74

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai dengan total mencapai US$30,74.…

BERITA LAINNYA DI

Dukung Inovasi Digital, BTN Akuisisi 25 Ribu EDC

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk gencar melakukan akuisisi merchant lokal dan nasional sebagai merchant mesin Electronic Data Capture (EDC)…

DPR Diharapkan Kawal Kasus Minna Padi AM

Nasabah korban Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk ikut mengawal proses pencairan dana yang tidak…

Hexindo Bagikan Dividen Tunai US$ 30,74

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai dengan total mencapai US$30,74.…