Mandiri Dorong Pertumbuhan Investasi

NERACA

Jakarta--Bank Mandiri terus mendorong masuknya investasi di Indonesia. Apalagi Indonesia pertumbuhan ekonominya sedang membaik. “Kegiatan Indonesia Investment Forum (IIF) ini akan mempertemukan sekitar 350-400 calon investor dengan sekitar 10-15 pelaku industri," kata Direktur Keuangan dan Strategi, Pahala F. Mansury di Jakarta.Sein

Pahala mengatakan dalam forum tersebut juga akan menyediakan kesempatan bagi para calon investor untuk melakukan one-on-one meeting dengan pihak regulator maupun emiten. "IIF bukan hanya acara yang mengundang pembicara dan sharing, nanti kami akan memfasilitasi one-on-one meeting baik itu dengan regulator atau pemerintah maupun pelaku industri," tambahnya

Menurut Pahala, one-on-one meeting nanti diharapkan dapat memberikan keyakinan lebih kepada para calon investor terkait dengan potensi investasi, arah kebijakan, arah perusahaan dan detail-detail lainnya. Kemudian dengan keyakinan itu diharapkan akan meningkatkan kepercayaan calon investor dan menjadi sesuatu yang konkrit dalam mendorong pertumbuhan investasi di Indonesia.

Pahala menyebutkan pertumbuhan investasi telah menjadi penyumbang 12,3 persen pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Kami melihat laju investasi yang baik dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, misalnya saat ini pertumbuhan investasi asing dan domestik masing-masing mencapai 30 persen dan 22,7 persen," paparnya

IIF 2012 merupakan acara yang digelar oleh Kementerian Keuangan dengan menggandeng Bank Mandiri serta Majalah Institutional Investor yang berkedudukan di Hongkong dan akan dilangsungkan pada 17-18 September 2012 di Hotel Four Seasons Jakarta. **ria

 

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…