Wakil Ketua MPR RI - Pemberdayaan Perempuan Hadapi Persaingan Global

Lestari Moerdijat

Wakil Ketua MPR RI

Pemberdayaan Perempuan Hadapi Persaingan Global

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai pemberdayaan perempuan merupakan langkah strategis untuk mendorong produktivitas nasional dan menghadapi persaingan global di tengah pertambahan populasi penduduk dunia.

"Pertambahan populasi dunia harus diimbangi dengan berbagai upaya meningkatkan produktivitas sumber daya manusia (SDM), termasuk perempuan, yang memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam proses pembangunan," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (23/11).

Dia mengatakan hal itu untuk menanggapi data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memperkirakan jumlah penduduk dunia saat ini mencapai 8 miliar orang dan diperkirakan akan mencapai 9,7 miliar pada tahun 2050.

Pada 2021, jumlah populasi laki-laki dan perempuan hampir seimbang, dengan proporsi 50,42 persen laki-laki dan 49,58 persen perempuan. Dalam laporan PBB itu, Indonesia berada di peringkat keempat negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 275 juta jiwa pada 2022.

PBB juga menyerukan kepada seluruh negara untuk meningkatkan upaya agar target tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) bisa tercapai pada 2030. Menurut Lestari, seruan PBB kepada negara-negara di dunia itu harus menjadi perhatian bersama untuk mengupayakan pencapaian SDGs pada 2030.

"Demikian juga dengan peluang peningkatan produktivitas SDM yang potensinya terbuka lebar lewat pemberdayaan perempuan, dengan perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan dunia yang relatif berimbang," jelasnya.

Lestari mengatakan 17 target penting dalam SDGs yang harus segera ditindaklanjuti negara-negara di dunia antara lain memberantas kemiskinan, kelaparan, dan ketimpangan; serta menciptakan perdamaian, keadilan, dan institusi yang kuat secara global.

Menurut dia, target-target SDGs tersebut merupakan tantangan yang harus segera dijawab di tengah peningkatan populasi penduduk dunia.

"Sejumlah strategi dalam upaya merealisasikan target-target pembangunan harus segera disesuaikan dengan kondisi terkini agar proses pembangunan tepat sasaran," kata Lestari. Ant

 

 

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua DPR RI - Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor Beras

Muhaimin Iskandar Wakil Ketua DPR RI Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor Beras Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mendorong…

Menkumham RI - Indonesia Harus Siap Hadapi Perang Inovasi

Yasonna Hamonangan Laoly Menkumham RI Indonesia Harus Siap Hadapi Perang Inovasi Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham)…

Menteri Pertahanan - Komponen Cadangan Penting Bagi Pertahanan Negara

Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Komponen Cadangan Penting Bagi Pertahanan Negara Palu - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebutkan komponen cadangan penting…

BERITA LAINNYA DI

Wakil Ketua DPR RI - Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor Beras

Muhaimin Iskandar Wakil Ketua DPR RI Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor Beras Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mendorong…

Menkumham RI - Indonesia Harus Siap Hadapi Perang Inovasi

Yasonna Hamonangan Laoly Menkumham RI Indonesia Harus Siap Hadapi Perang Inovasi Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham)…

Menteri Pertahanan - Komponen Cadangan Penting Bagi Pertahanan Negara

Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Komponen Cadangan Penting Bagi Pertahanan Negara Palu - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebutkan komponen cadangan penting…