Alokasikan RP 50,35 Triliun - Garap Proyek MP3EI, Kementerian PU Gandeng Jerman

NERACA

 

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran Rp50,35 triliun untuk mendukung pelaksanaan proyek masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) di enam koridor ekonomi hingga 2014 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain itu, Kementerian PU akan menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Jerman dalam bidang penyediaan tenaga ahli konstruksi di Indonesia.

Tawaran kerjasama tersebut diajukan langsung oleh Pemerintah Jerman melalui Deputy Minister Jerman Jan Muckle mengatakan, selain menawarkan kerja sama tenaga ahli, untuk memberikan masukan, mereka juga berencana menawarkan sistem pembangunan pola efisiensi energi dalam sektor konstruksi. Dia mengatakan beberapa konsep yang bisa diterapkan antara lain pemakaian tenaga surya untuk bangunan ataupun kendaraan yang digunakan di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Selain hemat dalam segi pemeliharaan, juga dapat mengurangi potensi pelepasan emisi karbon, terutama untuk kota-kota besar yang tingkat pembangunan infrastrukturnya sangat tinggi. "Dengan perkiraan makin banyak investasi yang masuk ke Indonesia, dan tingginya rencana pembangunan infrastruktur di Indonesia, saya harap kerjasama ini bisa direalisasikan," ujarnya, Selasa (24/7).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan pemerintah memang membuka banyak peluang kerjasama dengan asing, terkait program pembangunan infrastruktur nasional. Misalnya, rencana pembangunan sesuai dengan masterplan 2025, yakni dengan pembangunan infrastruktur guna mendukung perekonomian di enam koridor kawasan, 22 kluster ekonomi.

"Kita memang butuh banyak dukungan dan kerjasama untuk proyek-proyek skala besar, seperti pembangunan Jembatan Selat Sunda, dan kawasan lain seperti Metropolitan Priority Area. Namun upaya kerjasama juga harus dikaji dahulu sebelum diputuskan. Agar bisa menguntungkan kedua belah pihak," ujarnya.

Total Investasi

Hermanto mengungkapkan, total dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk proyek MP3EI sampai 2014 sebesar Rp50,35 triliun, dari total investasi kebutuhan MP3EI secara keseluruhan Rp183,8 triliun. Untuk tahun ini dari total APBN di Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp62,56 triliun, sekitar Rp12 triliun akan diprioritaskan untuk mendukung proyek infrastruktur MP3EI. Sementara investasi dari swasta diperkirakan mencapai hingga Rp33,37 triliun.

Hermanto menuturkan anggaran yang disiapkan tersebut untuk mendorong adanya partisipasi dari swasta, termasuk asing yang diharapkan investasinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Melihat kondisi perekonomian di luar negeri sedang kurang kondusif, sedangkan Indonesia dinilai tengah berkembang dan berpotensi.

“Kita akan mengoptimalkan dana APBN untuk menarik swasta, dan BUMN termasuk dari luar negeri. Bila sudah ada pembangunan awal dari pemerintah bisa meningkatkan kelayakan sehingga dapat menjadi daya tarik swasta untuk ikut proyek public private partnership (PPP),” ujarnya.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Jaga Pertumbuhan Positif Industri Mamin

NERACA Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih mampu tumbuh positif pada triwulan…

KKP Siapkan SDM Pengolah Ikan Berkualitas

NERACA Jakarta - Keahlian di bidang mutu hasil perikanan sangat penting untuk membantu mengeksplorasi potensi perikanan. Selain itu, keahlian tersebut…

Pertamina Menggandeng Peruri Perkuat Integritas dan Transparansi

NERACA Jakarta - Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat integritas dan transparansi, Pertamina menggandeng Perum Peruri dalam pemanfaatan sertifikat elektronik, solusi…

BERITA LAINNYA DI Industri

Pemerintah Jaga Pertumbuhan Positif Industri Mamin

NERACA Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih mampu tumbuh positif pada triwulan…

KKP Siapkan SDM Pengolah Ikan Berkualitas

NERACA Jakarta - Keahlian di bidang mutu hasil perikanan sangat penting untuk membantu mengeksplorasi potensi perikanan. Selain itu, keahlian tersebut…

Pertamina Menggandeng Peruri Perkuat Integritas dan Transparansi

NERACA Jakarta - Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat integritas dan transparansi, Pertamina menggandeng Perum Peruri dalam pemanfaatan sertifikat elektronik, solusi…