Manfaat BLT BBM

Bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) pada hakikatnya merupakan kebijakan bantalan sosial pemerintah yang memiliki banyak manfaat. Selain mampu mencegah inflasi, penyaluran BLT diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.

Ketika harga BBM jenis Pertalite dan Solar mengalami penyesuaian, maka pemerintah memberikan kompensasi kepada masyarakat berupa BLT BBM. Mereka akan bisa menikmati uang tunai senilai Rp 600.000 yang bisa dicairkan melalui Kantor Pos. BLT BBM merupakan cara yang efektif untuk menstabilkan ekonomi Indonesia, dan memiliki banyak sekali manfaat.

Masyarakat tentu sangat mengapresiasi pemberian BLT BBM karena diberikan ke seluruh rakyat Indonesia. Karena BLT BBM menjadi satu langkah yang membawa banyak manfaat. Diantaranya membantu pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Dalam artian, dana BLT BBM akan bisa dibelanjakan sehingga dapur rakyat kecil aman, karena masih bisa berisi sembako dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

BLT BBM juga bisa memenuhi kebutuhan hidup masyarakat karena nominalnya dinilai cukup untuk membeli beras, minyak, dan kebutuhan dapur lain. Pemerintah sudah memperkirakan berapa anggaran belanja dari rakyat kecil, sebelum menentukan besaran BLT BBM. Dengan uang sebesar Rp 600.000, maka setidaknya akan bisa menutupi kebutuhan masyarakat dan mereka tidak akan kekurangan pangan dan sandang.

BLT BBM yang diberikan dalam bentuk uang tunai juga bermanfaat lainnya seperti bisa langsung dibelanjakan ke pasar. Beda jika BLT diberikan dalam bentuk paket sembako (seperti BLT pada awal pandemi, tahun 2020 lalu). Jika bantuan dari pemerintah berupa barang, tentu  tidak bisa dibelanjakan, dan rakyat kecil tidak bisa memilih jenis beras mana yang mereka makan sehari-hari.

Tidak hanya itu. BLT BBM mampu menjaga daya beli rakyat kecil karena diberikan dalam bentuk uang tunai. Nantinya uang tersebut bisa dibelanjakan oleh masyarakat ke pasar, sehingga akan ada transaksi di sana. Jika ada banyak transaksi maka ada perputaran uang yang begitu cepat, dan berpengaruh positif pada bergulirnya roda perekonomian negara.

Daya beli masyarakat memang harus dijaga karena jika pasar mati suri, maka roda perekonomian bisa macet, dan berbahaya bagi kondisi finansial negara. Oleh karena itu pemerintah memberikan pengalihan subsidi melalui BLT BBM, agar langsung dibelikan berbagai kebutuhan rakyat kecil.

Masyarakat mengapresiasi pemberian BLT BBM karena pemerintah memikirkan bagaimana cara agar roda perekonomian terus berjalan, ketika harga bensin mengalami penyesuaian. Perekonomian rakyat harus dijaga agar tidak kolaps. Salah satu caranya adalah dengan menyalurkan BLT BBM sebagai bantalan pengaman dari kondisi finansial mereka.

Meski demikian, Presiden Jokowi berpesan agar BLT BBM jangan dibelikan barang konsumtif seperti HP. Namun bisa dibelikan barang-barang kebutuhan pokok. Pesan dari Presiden yang juga merupakan perintah kepada para staf beliau, agar mempercepat penyaluran BLT BBM ke seluruh Indonesia. Penyebabnya karena pada pertengahan September tahun 2022, baru 40% BLT yang disalurkan.

Uang dari BLT BBM juga tidak ditabung di bank atau disimpan di celengan. Namun wajib untuk dibelanjakan sampai habis. Pemerintah berkali-kali mensosialisasikan agar BLT BBM wajib dibelikan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Mengapa BLT BBM harus dibelanjakan? Pertama, tujuan dari BLT adalah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Mereka masih bisa membeli beras, gula, dan lain-lain walau harganya berubah,  sebagai efek dari penyesuaian harga BBM. BLT BBM bukan dimaksudkan sebagai dana cadangan yang bisa dimasukkan ke dalam tabungan.

Kedua, BLT dibelikan kebutuhan pokok, bukan kebutuhan tersier seperti HP. Penyebabnya karena rakyat kecil lebih butuh untuk beli beras ketimbang membeli pulsa HP, walau perangkat teknologi itu sudah masuk di era teknologi informasi. Namun mereka harus memprioritaskan kebutuhan primer seperti sembako.

BERITA TERKAIT

Kewaspadaan Ancaman Resesi

  Presiden Jokowi kembali mengingatkan adanya ancaman resesi ekonomi global di tahun depan. Dia memperkirakan, ekspor barang-barang dari Indonesia bakal…

Peluang Ekonomi Digital

  Pemanfaatan ekonomi digital idealnya harus dilakukan secara adil sehingga tercipta kesetaraan antar negara anggota G20, termasuk juga dalam lingkup…

Buka Lapangan Kerja Baru

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Selain bertujuan untuk memeratakan pembangunan, keberadaan IKN diyakini…

BERITA LAINNYA DI Editorial

Kewaspadaan Ancaman Resesi

  Presiden Jokowi kembali mengingatkan adanya ancaman resesi ekonomi global di tahun depan. Dia memperkirakan, ekspor barang-barang dari Indonesia bakal…

Peluang Ekonomi Digital

  Pemanfaatan ekonomi digital idealnya harus dilakukan secara adil sehingga tercipta kesetaraan antar negara anggota G20, termasuk juga dalam lingkup…

Buka Lapangan Kerja Baru

Pemerintah terus mempercepat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Selain bertujuan untuk memeratakan pembangunan, keberadaan IKN diyakini…