Kolaborasi Anak Usaha Kimia Farma - Victoria Care Pacu Pertumbuhan Penjualan

NERACA

Jakarta – Genjot pertumbuhan bisnis, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) perluas kerjasama. Kali ini, emiten produsen kecantikan ini menggandeng kerjasama dengan PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang merupakan anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk. (KAEF). Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, kerja sama tersebut dalam rangka pengembangan bisnis di bidang kosmetik dan personal care ini diharapkan membawa dampak positif.

Melalui kerja sama ini, 140 outlet Kimia Farma di daerah Jawa sampai Bali akan menyediakan display khusus produk-produk VICI, seperti Herborist, Secret Clean, Nuface, hingga Miranda. Produk lain yang didistribusikan VICI seperti Bali Boat, Bali Dancer, hingga Secret Garden juga akan hadir di gerai Kimia Farma.

Secara total, terdapat sekitar 600 gerai Kimia Farma yang menyediakan produk Victoria Care. “Melalui kerjasama ini, diharapkan ke depannya dapat meningkatkan kolaborasi untuk mencapai sinergi tanpa batas. Kini, Kimia Farma Apotek sebagai bagian dari Kimia Farma Group terus berkomitmen untuk memberikan layanan healthcare nasional secara profesional dan berkualitas terutama di bidang perawatan kulit dan kecantikan,”kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Apotek, Muhardiman.

Sementara itu, Sumardi Widjaja, Direktur Operasional PT Victoria Care Indonesia Tbk, mengapresiasi kerja sama dengan Kimia Farma untuk memperluas distribusi produk VICI yang dipasarkan melalui jaringan Apotek Kimia Farma. “Kami berharap, kerja sama ini juga mampu meningkatkan pencapaian yang lebih besar untuk kedua belah pihak,” ujar Sumardi.

Kimia Farma Apotek tercatat memiliki 1.187 outlet yang berlokasi di seluruh Indonesia. Sementara itu, pabrik Victoria Care Indonesia telah menerima sertifikasi Good Manufacturing Process (GMP) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk VICI juga telah menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal dengan Status A (Excellent/Sangat Baik). Sebagian besar produk VICI telah diekspor ke negara-negara Asia seperti Jepang, China, Korea Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam dan Hong Kong.

Tercatat semester pertama 2022, perseroan mecatatkan penjualan turun 14,35% secara tahunan sepanjang semester I/2022 menjadi Rp446,31 miliar dari sebelumnya Rp521,13 miliar. Kemudian laba tahun berjalan VICI juga ikut turun menjadi Rp27,37 miliar atau 59,47% lebih rendah daripada Rp67,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama VICI, Billy Hartono Salim dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, turunnya penjualan sepanjang semester I/2022 disebabkan oleh bergesernya tren belanja konsumen, seiring dengan transisi dari pandemi ke endemi. Hal ini terlihat dari berkurangnya penjualan produk antiseptik. “Penurunan penjualan secara tahunan disebabkan karena penjualan antiseptik imbas dari perubahan market behaviour seiring dengan transisi dari pandemi menjadi endemi. Karena perubahan tersebut, kami melihat adanya peluang lain di luar produk-produk antiseptik,”ujarnya.

BERITA TERKAIT

Bank Bumi Arta Gelar Rights Issue - Tiga Pemegang Saham Nyatakan Siap Eksekusi

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan melanjutkan proses Penambahan Modal…

Aksi Beli Investor Asing Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa sore (4/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa…

Pelita Samudera Bayar Utang US$ 7,34 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah mencicil fasilitas pinjaman berjangka kepada PT Bank…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Bank Bumi Arta Gelar Rights Issue - Tiga Pemegang Saham Nyatakan Siap Eksekusi

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan melanjutkan proses Penambahan Modal…

Aksi Beli Investor Asing Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa sore (4/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa…

Pelita Samudera Bayar Utang US$ 7,34 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah mencicil fasilitas pinjaman berjangka kepada PT Bank…