Pabrik Wilton di Ciemas Rampung Bulan Depan

NERACA

Jakarta – Ekspansi bisnis emiten tambang PT Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) dengan membangun pabrik emas di Ciemas, Jawa Barat bakal rampung pada Oktober 2022. Dimana pabrik baru tersebut memiliki kapasitas produksi 500 ton ore per hari. Dengan kapasitas itu, pabrik Ciemas diproyeksi bakal mampu memproduksi 38,634 troy ounce (toz) emas atau setara sekitar 1 ton emas per tahun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan berhasil merampungkan instalasi dan pengujian mesin dan peralatan utama dan pendukung atau Milestone Pertama di pabrik tersebut. Maka dengan telah tercapainya Milestone Pertama, Grup akan melanjutkan untuk memulai commissioning setiap mesin dan peralatan utama dan pendukung di fasilitas pemrosesan (Milestone Kedua). Direksi SQMI berharap Milestone Kedua untuk dapat diselesaikan pada pertengahan Oktober 2022.

Sebagai informasi, SQMI tengah mengembangkan pabrik pengolahan emas di Ciemas dengan kapasitas terpasang saat ini mencapai 500 ton ore per hari. Kemudian, perseroan berencana akan meningkatkan kapasitas menjadi 1.500 ton ore per hari. SQMI mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) atas proyek ini mencapai US$25 juta yang berasal dari kas internal perseroan dan holding.

Sebelumnya, Corporate Secretary SQMI, Mohammad Noor Syahriel pernah mengatakan, Wilton Makmur menargetkan uji coba produksi atau trial production pabrik pengolahan emas di Ciemas, Jawa Barat, pada pertengahan tahun ini. Saat ini, progress pembangunan konstruksi fasilitas pengolahan emas yang menggunakan metode flotation dan carbon in-leach (CIL) telah lebih dari 95%.

Tahapan operasi komersial atau commercial operation date (COD) pabrik emas Ciemas diharapkan bisa dimulai pada kuartal keempat tahun 2022 atau setidaknya awal tahun 2023 mendatang. Wilton Makmur sendiri memiliki sejumlah perusahaan, yaitu PT Wilton Investment, PT Wilton Wahana Indonesia, dan PT Liektucha Ciemas. Perseroan melalui Liekucha Ciemas memiliki izi usha pertambangan (IUP) emas di Sukabumi.

Wilton Makmur diketahui memiliki tambang emas seluas 3.078,5 hektare yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. Proyek tersebut terletak di pedalaman Jampang Sukabumi dengan jarak 200 kilo meter dari jakarta. Sedangkan lokasi tambang perseroan tergolong mudah diakses dengan infrastruktur telah memadai.

BERITA TERKAIT

Bank Bumi Arta Gelar Rights Issue - Tiga Pemegang Saham Nyatakan Siap Eksekusi

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan melanjutkan proses Penambahan Modal…

Aksi Beli Investor Asing Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa sore (4/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa…

Pelita Samudera Bayar Utang US$ 7,34 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah mencicil fasilitas pinjaman berjangka kepada PT Bank…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Bank Bumi Arta Gelar Rights Issue - Tiga Pemegang Saham Nyatakan Siap Eksekusi

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan melanjutkan proses Penambahan Modal…

Aksi Beli Investor Asing Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa sore (4/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa…

Pelita Samudera Bayar Utang US$ 7,34 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah mencicil fasilitas pinjaman berjangka kepada PT Bank…