Inilah 60 Perusahaan Raih Insurance Market Leader Award

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian kinerja sepanjang tahun 2021, Media Asuransi memberikan penghargaan keada 60 perusahaan perasuransian Tanah Air. Penghargaan diberikan berdasarkan pencapaian premi untuk perusahaan asuransi dan brokerage fee untuk perusahaan pialang asuransi dan reasuransi.

Pimpinan Lembaga Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA), Mucharor Djalil dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, berdasar kajian LRMA atas laporan keuangan per Desember 2021, Media Asuransi menetapkan 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar berdasar pendapatan premi  dan 15 perusahaan asuransi umum terbesar berdasar premi bruto selama 2021. “Untuk tahun ini LRMA menambah pemeringkatan 15 perusahaan pialang asuransi dan 15 perusahaan pialang reasuransi selama 2020 yang telah lolos seleksi,”ujarnya.

Kajian dilakukan oleh LRMA sejak 2014, atau 9 tahun yang lalu, untuk Market Leaders Asuransi Jiwa dan Market Leaders Asuransi Umum. Sedangkan Kajian Market Leaders Pialang Asuransi 2022 dan kajian Market Leaders Pialang Reasuransi 2022 baru dilakukan tahun ini karena datanya tidak mudah dan mesti dapat dipertanggungjawabkan.“Market Leaders dalam industri apapun punya peran penting dan pengaruh yang besar. Demikian juga di industri asuransi. Karena, Market Leaders di industri asuransi setidaknya menguasai lebih dari 50 persen,” ungkap Mucharor Djalil.

Market Leaders Asuransi Jiwa 2022 menguasai pangsa pasar 84,45% industri asuransi jiwa. Sementara itu, Market Leaders Asuransi Umum 2022 menguasai pangsa pasar 66,30% industri asuransi umum. Sedangkan Market Leaders Pialang Asuransi 2022 menguasai 66,80% industri pialang asuransi. Dan, Market Leaders Pialang Reasuransi menguasai 79,01% industri pialang reasuransi. Market Leaders setiap tahunnya mengalami perubahan-perubahan. Misalnya, karena kasus hukum. Bahkan ada yang tiba-tiba modalnya mengalami minus sekian triliun rupiah. Atau, tidak menerbitkan laporan keuangan publikasi sampai batas waktu yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu, Lembaga Riset Media Asuransi kembali melakukan kajian terhadap laporan keuangan publikasi 47 perusahaan asuransi jiwa 2021. LRMA menentukan 15 perusahaan asuransi jiwa sebagai market leaders 2022 berdasar kajian neraca keuangan publikasi 47 perusahaan asuransi jiwa konvensional dari 53 perusahaan asuransi jiwa yang terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Menilik dari pencapaian total laba bersih setelah pajak industri asuransi jiwa, memang terjadi penurunan dalam setahun terakhir yakni dari Rp9,53 triliun di tahun 2020 menjadi Rp6,46 triliun pada 2021, turun 32,18 persen yoy. Namun penurunan laba bersih dari para market leaders di periode ini justru lebih besar. Pada 2020 tercatat Rp8,88 triliun turun menjadi Rp5,95 triliun di tahun 2021. Hal ini yang membuat market share turun, dari 93,20 persen di tahun 2020 menjadi 92,13 persen di 2021.

Sementara itu, market share pendapatan premi dari 15 perusahaan asuransi jiwa market leaders di Tanah Air, menunjukkan kenaikan meski tipis dari tahun sebelumnya di tengah pandemi yang terjadi di sepanjang 2021. Para market leaders ini menguasai pangsa pasar sebesar 83,31 persen di tahun 2020, meningkat menjadi 84,45 persen di 2021.

Nilai pendapatan premi 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar ini naik 11,18 persen yoy, dari Rp139,64 triliun pada 2020 menjadi sebesar Rp155,24 triliun pada 2021. Sedangkan perolehan pendapatan premi total industri asuransi jiwa dari 47 perusahaan, di tahun 2020 sebesar Rp167,62 triliun, naik 9,67 persen yoy menjadi Rp183,83 triliun di tahun berikutnya. Penguasa bisnis asuransi jiwa di Tanah Air masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. LRMA mencatat hanya  ada pergantian diurutan terakhir, dan 14 perusahaan lainnya masih sama, meski ada beberapa perusahaan yang harus berubah urutannya.

 

BERITA TERKAIT

Mewujudkan Kota Cerdas - Pemda Dituntut Inovatif, kolaboratif dan Adaptif

Percepat pembangunan smart city di beberapa kota, pemerintah terus perluas gerakan menuju kota cerdas (Smart City) periode 2022 yang kini…

Rugi Selisih Kurs Membengak - Perolehan Laba Bersih Indofood Menyusut

NERACA Jakarta- Pencapaian kinerja keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) terkoreksi…

Laba Bersih Medco Energi Naik Tajam 614%

NERACA Jakarta – Sampai dengan September 2022, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencetak kenaikan pendapatan hingga US$1,80 miliar atau…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Mewujudkan Kota Cerdas - Pemda Dituntut Inovatif, kolaboratif dan Adaptif

Percepat pembangunan smart city di beberapa kota, pemerintah terus perluas gerakan menuju kota cerdas (Smart City) periode 2022 yang kini…

Rugi Selisih Kurs Membengak - Perolehan Laba Bersih Indofood Menyusut

NERACA Jakarta- Pencapaian kinerja keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) terkoreksi…

Laba Bersih Medco Energi Naik Tajam 614%

NERACA Jakarta – Sampai dengan September 2022, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencetak kenaikan pendapatan hingga US$1,80 miliar atau…