IPO Moratelindo Oversubscribed 227,35 Kali

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo resmi mencatatkan saham ya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kisaran harga pada penawaran awal (Bookbuilding) antara Rp368,- Rp396,- setiap saham, perseroan kemudian menetapkan harga penawarannya di batas atas yaitu di Rp396 setiap saham.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, penawaran umum perdana saham perseroan berhasil  mencatatkan kelebihan permintaan alias oversubscribed hingga 227.35 kali berdasarkan system E-IPO, jauh melampaui sejumlah target yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini merupakan sebuah momen bersejarah, bagi perseroan dimana sebagai indikator respon positif dari
tingkat kepercayaan masyarakat kepada MORA setelah menempuh perjalanan panjang di pasar modal sebelum IPO, perseroan menerbitkan obligasi pada tahun 2017, sukuk melalui penawaran umum berkelanjutan pada tahun 2019, tahun 2020 dan tahun 2021 dengan pemeringkatan dari Pefindo pada bulan Maret tahun 2022 yang mengalami peningkatan dari
sebelumnya idA dan idA(sy) menjadi idA+ dan idA+.

Dari IPO, perseroan mengantungi dana sebesar Rp 1 triliun dengan melepas saham ke masyarakat sebanyak 2.5 miliar saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan atau sebanyak 10,68% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan dengan nilai nominal Rp100,-setiap saham.

Jumlah saham yang dilepas ke masyarakat sudah termasuk saham yang dialokasikan kepada karyawan perseroan yaitu sebesar 0,247% dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham atau sebanyak 6.2 juta saham biasa atas nama untuk program alokasi saham kepada karyawan (“Program ESA”). Program ESA merupakan bentuk apresiasi perseroan terhadap kinerja dan pengabdian karyawan kepada perseroan selama ini.

BERITA TERKAIT

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…

BERITA LAINNYA DI

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…