Laba Bersih Dharma Polimetal Tumbuh 45,91%

Semester pertama 2022, PT  Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih Rp143,62 miliar atau naik 45,91% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar Rp98,982 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan tanpa audit di Jakarta, kemarin.

Sementara penjualan bersih tumbuh 22,3%  menjadi Rp1,59 triliun yang ditopang penjualan kepada PT Astra Honda Motor sebesar Rp803,04 miliar atau tumbuh 4,01% dibandingkan akhir Juni 2021. Senada, penjualan kepada PT Astra Daihatsu Motor tumbuh 11,8% menjadi Rp123,57 miliar. Walau beban pokok penjualan bengkak 24,1% menjadi Rp1,373 triliun, tapi laba kotor meningkat 8% menjadi Rp216,36 miliar.

Menariknya, perseroan membukukan laba penjualan aset tetap senilai Rp56,617 miliar, atau melonjak 1020% dibanding akhir Juni 2021. Ditambah, peningkatan pendapatan scrap sebesar 63,9% menjadi Rp15,902 miliar. Lalu, lonjakan laba dari investasi asosiasi sebesar 351% menjadi  Rp13,138 miliar. Sehingga laba usaha naik 29,6% menjadi Rp201,17 miliar. Sementara itu, kewajiban berkurang 18,29% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp1,188 triliun. Dampaknya, aset menyusut 7,6% menjadi Rp2,343 triliun.

Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh hingga 20%, dengan perolehan laba bersih yang lebih tinggi. Untuk mencapai target tersebut, perseroan telah membangun fasilitas dan manufaktur kuat yang terintegrasi antara Jabodetabek dan juga Cirebon. Fasilitas ini akan untuk melayani pasar kendaraan dan manufaktur terbesar di Indonesia.

 

BERITA TERKAIT

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…

BERITA LAINNYA DI

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…