Summarecon Cetak Laba Bersih Rp 254,6 Miliar

Semester pertama 2022, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan laba bersih sebesar Rp254,6 miliar atau naik dibandingkan periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp108,5 miliar. Hasil itu mendongkrak laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level Rp15,42, sedangkan di akhir Juni 2021 berada di level Rp7,52. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan semester pertama 2022 tanpa audit di Jakarta, kemarin.

Kemudian pendapatan tumbuh 10,98% meniadi Rp2,728 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan dan beban langsung naik tipis 0,3% menjadi Rp1,276 triliun. Sehingga laba kotor tumbuh 22,42% menjadi Rp1,452 triliun. Sementara itu, liabilitas kontrak kepada pihak ketiga naik 75,93% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp4,006 triliun. Dampaknya, aset tumbuh 4,6% menjadi Rp27,236 triliun.

Sementara kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp1,747 triliun, atau naik 71,1% dibandingkan akhir Juni 2021 sebesar Rp1,021 triliun. Sebagai informasi, emiten properti ini berhasil membukukan pra penjualan atau marketing sales sebanyak Rp 2,3 triliun di semester pertam 2022. Jumlah itu capai 46% dari target marketing sales tahun 2022 yakni Rp 5 triliun.

Direktur Summarecon Agung, Lydia Tjio pernah bilang, dengan hasil pada semester I-2022 perseroan optimis dapat mencapai target yang telah ditentukan dengan produk-produk properti yang dimiliki dan juga produk yang baru yang akan dilaunching pada tahun ini. “Optimisme ini didasari oleh tujuh kawasan yang kami miliki dan juga rencana pembukaan satu kawasan baru yang direncanakan pada kuartal IV-2022,” jelasnya.

 

 

BERITA TERKAIT

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…

BERITA LAINNYA DI

Indo Kordsa Bagikan Dividen Rp 135 Miliar

PT Indo Kordsa Tbk. (BRAM) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp300 per saham dengan total mencapai Rp135 miliar. Dividen…

Hafid Hadeli Jabat Komisaris Adira Finance

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance yang…

Kimia Farma Targetkan Produksi 28 BBO

Dorong pertumbuhan bisnisnya, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menargetkan produksi bahan…