OILS dan KADIN Teken MOU Terkait dengan Net Zero Hub

NERACA

Jakarta – PT Indo Oil Perkasa Tbk pada hari Selasa, 5 Juli 2022 melakukan penandatanganan MOU (Memorandum of Understanding) dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, terkait dengan turut bergabungnya PT Indo Oil Perkasa Tbk menjadi bagian dari participate  KADIN Net Zero Hub (NZH).

Menurut Direktur Utama OILS Johan Widakdo Liem mengatakan hal ini merupakan respon kami sebagai perusahaan terbuka terhadap Perjanjian Paris yang juga menjadi perhatian besar dari Indonesia untuk mengakomodasi terciptanya peraturan global yang mencerminkan keseimbangan, dan keadilan.

Utamanya mendorong investasi rendah karbon dalam rangka perwujudan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan, yakni dengan memperkuat respon global terhadap ancaman perubahan iklim dengan menjaga kenaikan suhu global pada abad ini jauh di bawah 2 derajat celcius di atas tingkat pra-industri dan untuk mengejar upaya untuk membatasi kenaikan suhu lebih jauh ke 1,5 derajat Celcius.

Menurut Johan meskipun tindakan perubahan iklim perlu ditingkatkan secara besar-besaran untuk mencapai tujuan Perjanjian Paris. Namun dengan inisiasi yang kami lakukan saat ini sebagai emiten yang bergerak di industry Crude Coconut Oil untuk bergabung bersama KADIN dalam upaya pengurangan emisi. Harapannya, dapat memicu perusahaan lain juga untuk melakukan hal yang serupa dalam upaya dekarbonisasi.

Johan juga menuturkan meskipun apa yang kami lakukan saat ini tidak langsung berdampak pada bottom line Perseroan. Tapi kami bangga dan menilai hal ini merupakan investasi jangka panjang kami yang secara tidak langsung akan menggiring Perseroan pada pemenuhan komitmen Perseroan mencapai keseluruhan aspek ESG  (Environmental, Social and Corporate Gorvernance). Secara lambat laun hal ini diyakini pada akhirnya juga akan mengakselerasi citra OILS di mata dunia. Mengingat kami masih mempunyai ceruk peluang ekspor yang terbuka lebar ke berbagai negara seperti Eropa.

“Kami mempunyai fokus yang besar dalam membidik peningkatan laju ekspor CNO untuk tumbuh lebih kencang, terutama di pasar ekspor baru Perseroan, karena terbukti setelah di tahun 2021 kami dapat membukukan penjualan tertinggi yang melebihi RP 375 miliar atau meningkat lebih dari 300 % dalam 5 tahun terakhir. Dalam laporan keuangan audit OILS mencatat total penjualan di tahun 2021 mencapai Rp 375,30 miliar atau naik dari 2020 yang sebesar Rp 293,87  miliar. Dengan total jumlah Penjualan Ekspor mencapai Rp 128,02 miliar sepanjang 2021, atau naik dari Rp 115,08 miliar pada 2020. Sedangkan Penjualan Lokal yang dibukukan Perseroan mencapai Rp 247,28 miliar pada 2021, atau naik dari Rp 178,79 miliar dari tahun 2020,” katanya.

Johan menambahkan dengan langkah awal komitmen kami untuk melakukan upaya dekarbonisasi, melalui kerjasama dengan pihak KADIN.”Kami menilai langkah awal ini akan membawa Perseroan kedepan untuk menjadi perusahaan pilihan yang memenuhi aspek ESG dalam pilihan berinvestasi jangka panjang bagi investor. Karena memang upaya dekarbonisasi yang telah kita lakukan sudah ada dengan menerapkan pengelolaan limbah kembali untuk dijual, yang secara nyata dapat menghasilkan keuntungan,” imbuh Johan.

“Saat ini yang telah kami lakukan yakni dengan memproses semua hasil limbah Perseroan, termasuk penggilingan ampas kopra untuk kemudian diproses lebih lanjut menjadi pakan ternak yang ditujukan bagi usaha bisnis lokal. Tentunya upaya dekarbonisasi akan kami tingkatkan secara bertahap dan kami berencana akan melakukan penghitungan terhadap upaya yang kami lakukan dan sejalan dengan komitmen kami dengan system kerjasama KADIN. Maka, langkah yang akan diambil setelah MOU ini, akan dilakukan pre-assesment terhadap current business kami untuk mengoptimalkan net zero emisi yang dapat kami lakukan ke depan,” tambahnya.

Johan mengungkapkan “Kami akan anggarkan tentunya biaya untuk upaya peningkatan dekarbonisasi setelah pre-assessment yang kita lakukan dan beberapa tahap yang harus kami lakukan bersama dengan KADIN kedepan. Tujuannya agar menghasilkan perencanaan matang dan roadmap yang jelas agar dekarbonisasi dapat secara optimal diterapkan di Perusahaan kami.

Mengenai belanja modal Perseroan tahun 2022 ini, Menurut Johan masih akan berkisar di angka perkiraan awal sekitar Rp14,23 miliar untuk keperluan pembelian mesin dan kelengkapannya. Adapun belanja modal tersebut guna memenuhi peningkatan kapasitas produksi untuk persiapan pemenuhan pangsa ekspor baru Perseroan yang meliputi negara Thailand, Turki, Timur Tengah dan Eropa. Kapasitas produksi tahun ini akan meningkat secara bertahap menjadi sebesar 100 ton per hari dari capaian produksi saat ini sebesar 60 ton per hari.

Adapun dengan penambahan kapasitas produksi tersebut, Perseroan telah melakukan perluasan lahan tanah dan telah melakukan pembelian mesin sejumlah 11 mesin pres kopra dari Malaysia senilai Rp3,6 miliar. (Mohar/Iwan)

 

BERITA TERKAIT

Genjot Ekonomi Daerah, UI Siapkan Kajian Scuba Diving Kota Tidore

NERACA Jakarta - Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), DR. Rachma Fitriati, M.Si mengatakan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah…

Pemerintah Harus Pertahankan Momentum Positif Ekonomi dengan Jaga Daya Beli Masyarakat

NERACA Jakarta - Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi (AKSES) Indonesia Suroto mengungkapkan pemerintah patut menguatkan daya beli masyarakat untuk menjaga perkonomian…

Menguatnya Dukungan Airlangga Berdampak Positif bagi Harga Diri Partai dan KIB

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi kemunculan dukungan untuk Airlangga Hartarto untuk maju sebagai…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Genjot Ekonomi Daerah, UI Siapkan Kajian Scuba Diving Kota Tidore

NERACA Jakarta - Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), DR. Rachma Fitriati, M.Si mengatakan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah…

Pemerintah Harus Pertahankan Momentum Positif Ekonomi dengan Jaga Daya Beli Masyarakat

NERACA Jakarta - Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi (AKSES) Indonesia Suroto mengungkapkan pemerintah patut menguatkan daya beli masyarakat untuk menjaga perkonomian…

Menguatnya Dukungan Airlangga Berdampak Positif bagi Harga Diri Partai dan KIB

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi kemunculan dukungan untuk Airlangga Hartarto untuk maju sebagai…