Jadi Pengedali Baru - Delta Wibawa Tengah Tender Wajib Saham LUCY

NERACA

Jakarta – Bakal menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang merupakan emiten pengelola restoran Lucy in The Sky, PT Delta Wibawa Bersama (DWB) bakal menggelar penawaran tender wajib saham yang dimiliki pemegang saham LUCY sebanyak 497.450.200 lembar saham atau sekitar 48,06%. Penawaran tender wajib ini telah dimulai dari tanggal 21 Juni dan ditutup pada 20 Juli 2022. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Komisaris LUCY, Calvin Lutvi, PT Delta Wibawa Bersama (DWB) sendiri merupakan pemegang saham LUCY sebesar 7,29%. Disampaikan Calvin, penawaran tender wajib saham ini tidak mencakup saham yang dimiliki oleh PT Calvin Rekapital Asia selaku pemegang saham LUCY sebesar 15,5% dan juga saham LUCY milik Surya Andarurachman Putra pemegang 12,54%. “Jadi saham yang ditawarkan adalah milik publik sebesar 20,02% atau 207.200.200 saham. Sehingga PT Delta Wibawa Bersama setelah penawaran tender wajib ini selesai akan menjadi pengendali baru dengan jumlah saham yang dimiliki sebanyak 59,37%,”ujarnya.

Sebagai informasi, DWB sebelumnya telah menambah kepemilikan di LUCY pada 19 Mei 2022 di mana tercatat memiliki 407.250.000 saham atau sekitar 39,35%. Melalui penawaran tender wajib saham ini, lanjut Calvin, perseroan meyakini berbagai rencana perusahaan seperti pembukaan gerai baru hingga ekspansi bisnis Lucy Steak House dapat terlaksana dengan baik, sehingga perseroan dapat berakselesari dalam meningkatkan kinerja bisnisnya.

Lucy in The Sky pionir rooftop garden outdoor restoran pertama di Indonesia telah melayani masyarakat Indonesia lebih dari dua belas tahun. Dengan outlet pertama berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD) Lucy in The Sky telah beroperasi sejak tahun 2011. Lucy in The Sky menawarkan konsep rooftop garden outdoor restoran dengan konsep yang berbeda dan lebih segar yaitu, membawa tema Tropical Bohemian dengan tempat duduk outdoor dan semi outdoor yang mampu mendatangkan ribuan pengunjung setiap bulannya. Saat ini Lucy in The Sky memiliki dua outlet yang berlokasi di SCBD dan satu outlet lainnya berlokasi di Senayan Park.

Di bulan Juni lalu, ditambahkan Calvin, perseroan telah membuka satu gerai Lucy in The Sky berlokasi di Cikini, Jakarta. “Dengan mengusung konsep yang sama yaitu outdoor dan indoor bertemakan bohemian garden vibe dengan luas gerai sekitar 550 m2 dan dapat menampung pengunjung hingga 400 orang. Satu persatu kami merealisasikan rencana perseroan setelah melakukan initial public offering (IPO) pada tahun 2021 lalu,” ujarnya.

Saat ini, emiten rumah makan ini memiliki gerai Lucy In The Sky di kawasan Senayan Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Selain itu, ada juga gerai Lucy In The Sky di Senayan Park yang mulai dibuka untuk umum pada 14 Desember 2021 lalu.

 

 

BERITA TERKAIT

Resmi Melantai di Bursa, KLIN Siap Perluas Pasar Ekspor

NERACA Jakarta - Produsen alat kebersihan ramah lingkungan PT Klinko Karya Imaji Tbk, (KLIN) telah resmi mencatatkan saham perdana atau…

IPO Moratelindo Oversubscribed 227,35 Kali

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo resmi mencatatkan saham ya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kisaran harga pada…

Resmi Melantai di Bursa - Saham Kusuma Kemindo Melonjak 20,95%

NERACA Jakarta- Debut perdana di pasar modal, perdagangan sahm PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) pada perdagangan Senin (8/8) awal…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Resmi Melantai di Bursa, KLIN Siap Perluas Pasar Ekspor

NERACA Jakarta - Produsen alat kebersihan ramah lingkungan PT Klinko Karya Imaji Tbk, (KLIN) telah resmi mencatatkan saham perdana atau…

IPO Moratelindo Oversubscribed 227,35 Kali

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo resmi mencatatkan saham ya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kisaran harga pada…

Resmi Melantai di Bursa - Saham Kusuma Kemindo Melonjak 20,95%

NERACA Jakarta- Debut perdana di pasar modal, perdagangan sahm PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) pada perdagangan Senin (8/8) awal…