Harga Minyak Goreng Kembali Normal

Jakarta –Tim dari Kemen kembali  melakukan  kunjungan  ke  pasar dalam  rangka  memantau  ketersediaan  dan  harga  barang  kebutuhan  pokok,  khususnya  minyak goreng. Alhasil selama dua minggu telah membuahkan hasil dimana kini ketersediaan minyak goreng di pasaran aman dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah.

NERACA

Menteri  Perdagangan  Zulkifli  Hasan atau yang biasa disapa Zulhas mengungkapkan, "saya hari ini ke pasar lagi, memastikan ketersedian minyak goreng rakyat di pasaran aman dengan harga sudah sesuai HET Pemerintah, maksimal Rp14.000/liter. Setelah berdialog dengan pedagang serta  masyarakat,  saya  senang  karena  sesuai  ikhtiar  kita,  belum  satu  bulan  Jawa  dan  Bali  sudah aman."

Berdasarkan  pantauan  harian  Sistem  Pemantauan  Pasar  Kebutuhan  Pokok  (SP2KP)  Kementerian Perdagangan  di 216  pasar  seluruh  Indonesia,  harga  minyak  goreng  curah  secara  rata-rata  untuk Jawa-Bali  sudah  di  bawah  HET.  Per  1  Juli  2022,  rata-rata  harga  minyak  goreng  curah  sudah Rp13.900/liter, turun 11 persen jika dibandingkan bulan lalu.

"Ini  tersedia  di  15.375  pengecer  mitra  Pemerintah  yang  tersebar  di  241  kabupaten/kota  di  25 provinsi," tambah Zulhas, setelah berdialog dengan warga dan pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta.

Setelah meninjau langsung ke pasar dan berdiskusi dengan para pedagang, Zulhas melihat minyak goreng curah yang dikemas oleh pedagang agar praktis.

"Tadi banyak juga minyak goreng curah yang sudah dikemas pakai botol namun harga tetap Rp14.000/liter," kata Zulhas.

Ke  depan  hal  ini,  menurut  Zulhas  tidak  perlu  lagi  karena  Pemerintah  akan  menyiapkan  minyak goreng  kemasan  sederhana  yang  HET-nya  juga  Rp14.000/liter.

"Minyakita  akan  segera  beredar, besok  sudah  launching,  insya  Allah.  Kemasan  sederhana,  harga  tetap  Rp14.000/liter," ungkap Zulhas.

Tak  hanya  minyak goreng, Zulhas  juga  meninjau  harga  barang  kebutuhan  pokok  lainnya.  Secara umum harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil dan pasokan tersedia.

Sebelumnya meminta produsen  minyak goreng  untuk  mendukung  dan  membantu  menyukseskan  program  "minyakita",  minyak  goreng rakyat kemasan sederhana Rp14.000/liter.

"Secara  khusus,  kami  meminta  dukungan  para  produsen  dalam  memproduksi  minyak  goreng kemasan sederhana, dengan harga Rp14.000/liter," terang Zulhas.

Lebih  teknis,  Zulhas  menyebut  akan  ada  kompensasi  bagi  produsen  minyak  goreng  yang membantu pemerintah menyiapkan minyak goreng kemasan sederhana.

"Sebagai  kompensasi,  akan  diberikan  kuota  ekspor CPO (crude palm oil) kepada  produsen  sawit  yang  mendukung program migor kemasan sederhana ini,"jelas Zulhas.

Dengan dibukanya keran ekspor CPO ini, lanjut Zulhas, maka kebutuhan produsen akan CPO akan meningkat dan tentunya juga akan berdampak pada kebutuhan produsen akan tandanbuah segar dari petani sawit pemerintah.

"Kalau  stok  CPO  di  produsen  tersalurkan  baik  untuk  memenuhi  kebutuhan  dalam  negeri  maupun untuk ekspor, maka tandan buah segar sawit petani akan lebih terserap. Harga juga akan membaik. Akan tetapi kebutuhan dalam negeri tetap diutamakan. Ada skema yang akan mengatur itu," tegas Zulhas.

Zulhas  pun  secara  tegas  meminta  pengusaha  ataupun  produsen  minyak  goreng  agar membeli  sawit  petani rakyat  paling tidak  Rp1.600/kilogram (kg)  seperti  arahan pemerintah  yang diputuskan dalam  rapat   koordinasi   bersama   Kementerian   Koordinasi   Bidang   Kemaritiman  dan   Investasi (Kemenkomarves).

Disisi lain, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan dalam stok minyak  goreng  curah  dengan  harga  terjangkau terus ditunjukkan di lapangan.   Stock point minyak goreng curah rakyat (MGCR)  disediakan  ID  Food  bekerja  sama  dengan  PD  Pasar  Jaya.

Kemendag  mengamankan  stok minyak  goreng  curah  dengan  harga  terjangkau  terus  ditunjukkan  di  lapangan. 

Lebih lanjut,  Zulhas  juga  meninjau stock  point minyak  goreng  curah. Stock  point MGCR ini sendiri disediakan dalam bentuk torenuntuk pedagang dan masyarakat. Stock pointMGCR ini  disediakan  ID  Food  bekerja  sama  dengan  PD  Pasar  Jaya.

Selain itu, Kemendag juga memastikan sistem distribusi closed loop Minyak Goreng Curah Rakyat dengan harga terjangkau berjalan sesuai rencana. Kementerian Perdagangan mencatat telah ada lebih dari 10 ribu pengecer minyak goreng curah, dan jumlah ini akan terus ditingkatkan.

Distribusi dilakukan oleh Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE)  dengan  menggunakan  aplikasi.

Melalui aplikasi teknologi digital, Pemerintah memastikan distribusi minyak goreng curah dapat dikontrol. Konsumen yang akan membeli minyak goreng harus menunjukan KTP dengan maksimal pembelian maksimal dua liter per hari. Ini untuk memastikan program minyak goreng curah tepat sasaran.

Menanggapi  ini,  Asosiasi  Industri  Minyak  Makan  Indonesia  (AIMMI)  mengaku  sangat  mendukung rencana Kementerian Perdagangan menyediakan minyak goreng rakyat kemasan sederhana yakni 'Minyakita'.Hal  ini  disampaikan  Ketua  AIMMI,  Adiwisoko  Kasman  yang  menyebut  mendukung  pihaknya  full power akan mendukung program minyak kemasan dengan harga Rp14.000/liter tersebut.

"Rapat kali ini rasanya beda, Pak Menterinya senyum manis begitu. Jadi ini yang luar biasa, kita juga merasa tenang, tidak ada rasa tegang. Semua yang hadir di sini sudah pasti kami akan full power. Semua akan membantu realisasi minyak goreng kemasan sederhana ini,"jelas Adiwisoko.

Selain itu, Adiwisoko pun menyebut rencana kebijakan yang sedang dikejar realisasi oleh Mendag Zulhas ini sudah tepat.

"Ini  sudah  betul  kebijakan  yang  dikeluarkan,  ya  semua  program  biasa  ada  penyesuaian  dengan perkembangan," lanjut Adiwisoko.

 

 

 

BERITA TERKAIT

Sinergisitas Perkuat Daya Saing Ekonomi Nasional

NERACA Jakarta – Sinergisitas antara sektor industri, perdagangan, dan investasi memiliki peran yang mendalam sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional…

Digitalisasi dan Inovasi Tingkatkan Produksi Blok Rokan

NERACA Pekanbaru - Kinerja unggul PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan keberhasilannya menaikkan produksi Wilayah Kerja (WK) Rokan turut didukung…

Pemuda Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Jakarta - Para pemuda Indonesia didorong menjadi penggerak ekonomi Indonesia, khususnya    melalui  platform digital. Sebab,  kunci  sukses  untuk  diteladani para …

BERITA LAINNYA DI Perdagangan

Sinergisitas Perkuat Daya Saing Ekonomi Nasional

NERACA Jakarta – Sinergisitas antara sektor industri, perdagangan, dan investasi memiliki peran yang mendalam sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional…

Digitalisasi dan Inovasi Tingkatkan Produksi Blok Rokan

NERACA Pekanbaru - Kinerja unggul PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan keberhasilannya menaikkan produksi Wilayah Kerja (WK) Rokan turut didukung…

Pemuda Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Jakarta - Para pemuda Indonesia didorong menjadi penggerak ekonomi Indonesia, khususnya    melalui  platform digital. Sebab,  kunci  sukses  untuk  diteladani para …