Hadirkan Platform Low Code, Mendix Percepat Trasformasi Digital di Indonesia

 

NERACA

Jakarta – Mendix, Grup Siemens menghadirkan platform low code Mendix yang dengan mudah mengakselerasi aplikasi digital melalui penggunaan teknologi cloud-native, mobile-native dan menyederhanakan pengelolaan cloud. Country Manager Mendix Yuhendri Khatib menjelaskan bahwa Mendix ingin terus memperluas penetrasi pasar guna mempercepat transformasi digital di Indonesia khususnya pada Industri Jasa Perbankan dan Keuangan (FBSI).

“Didorong oleh kebutuhan bisnis yang kian meningkat pada sektor finansial, solusi Mendix akan mengoptimalkan layanan keuangan digital untuk mendorong transformasi perbankan, meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas serta meningkatkan otomatisasi dan inovasi,” katanya di Jakarta, Kamis (16/6).

Sektor keuangan merupakan salah satu sektor terpenting untuk bertransformasi sejalan semakin berkembangnya teknologi digital. Selain itu, pandemi juga telah mempercepat adaptasi digital di sektor keuangan. Penelitian dari Google, Temasek, Bain & Company (2021) menunjukkan bahwa ekonomi digital di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara, dimana pada tahun 2021 nilai ekonominya telah mencapai sekitar US$70 miliar dan diperkirakan mencapai US$146 miliar pada tahun 2025.

Dengan platform low-code Mendix, organisasi dapat dengan mudah mengakselerasi aplikasi digital melalui penggunaan teknologi cloud-native, mobile-native dan menyederhanakan pengelolaan cloud. “Pengembangan perangkat lunak low-code adalah inti dari platform Mendix. Pendekatannya terhadap pengembangan perangkat lunak akan mengoptimalkan seluruh proses pengembangan untuk memaksimalkan hasil akhir. Platform ini akan memberikan efisiensi kerja dan memungkinkan percepatan pembuatan aplikasi bisnis. Hal ini juga dapat menurunkan biaya persiapan, pelatihan, pelaksanaan dan pemeliharaan, sehingga solusi dari Mendix dapat memberdayakan bisnis dan Tim TI untuk dengan cepat dan mudah mengembangkan solusi keuangan dan perbankan cerdas munuju transformasi digital keuangan,” jelas Yuhendri.

Dalam kesempatan yang sama, Mendix juga mengumumkan kerja sama dengan PT. Synnex Metrodata Indonesia (SMI), pemimpin pasar dalam distributor produk dan solusi ICT di Indonesia, sebagai distributor untuk Indonesia dan mitra dalam menghadirkan platform low-code Mendix.

Synnex Metrodata Indonesia (SMI), merupakan anak perusahaan Metrodata Group, dengan jaringan yang tersebar di 20 wilayah strategis di Indonesia yang mencakup 150+ kota, dan 5200+ mitra akan memperkenalkan solusi Mendix ke ekosistem mitra lokal SMI untuk mempercepat adopsi teknologi digital di Indonesia.

“Kemitraan strategis ini akan semakin memperluas portofolio solusi Siemens, lebih jauh lagi, tim layanan SMI akan memberikan praktik seputar solusi Mendix. Dengan platform low-code Mendix, baik pengembang individu dan profesional dapat dengan mudah mengabstraksi dan mengotomatisasi siklus aplikasi untuk menyederhanakan proses berjalannya berbagai aplikasi. Dengan meninggalkan sistem silo di dalam menjalakan bisnis dan infastruktur IT,  organisasi dapat mengembangkan solusi sehingga dapat mendukung tujuan bisnis mereka. Kami percaya bahwa teknologi baru ini akan mempercepat aplikasi digital organisasi ke level selanjutnya,” jelas Andy Komala, Associate Director of PT Synnex Metrodata Indonesia.

Mendix adalah platform low-code all-in-one dan telah dinobatkan oleh Gartner dan Forrester sebagai pemimpin pasar dalam domain low-code dan telah diadopsi oleh lebih dari 4.000 perusahaan terkemuka di 46 negara. Platform ini menawarkan keuntungan unik bagi pengembang individu maupun profesional, termasuk ekstensi dengan editor kode & kode bawaan, dapat digunakan kembali komponen apa pun di seluruh aplikasi, kolaborasi dan komunikasi tingkat proyek, kontrol dan sinkronisasi versi terintegrasi dan pemeriksaan konsistensi & Starter pengembangan berbantuan AI Aplikasi.

Vincent Lim, Senior Vice President and Head of Asia Pacific Siemens-Mendix mengatakan Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Mendix. Perusahaan-perusahaan di Indonesia kini telah memulai perjalanan transformasi digital mereka, platform low-code all-in-one Mendix hadir untuk mendukung dan membantu percepatan pengembangan aplikasi digital mereka.

“SMI telah menunjukkan kinerja yang sempurna sebagai distributor ICT terbesar dan paling inovatif di Indonesia, dengan cakupan terbesar dan infrastruktur bisnis yang andal, saya yakin sinergi kami akan menguntungkan pelanggan kami. Kami berharap dapat membangun kemitraan yang kuat dengan SMI dan memperluas jejak Mendix di Indonesia,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

PHK Massal Perusahaan Startup, HashMicro Justru Rekrutmen Karyawan Baru

  NERACA Jakarta - Fenomena berbagai startup yang melakukan proses efisiensi melalui PHK (Pemutusan Hak Karyawan) massal sedang marak terjadi…

Sukses di Singapura, Lusiana Kembali ke Indonesia untuk Majukan Industri Teknologi Nasional

NERACA Jakarta - Kemajuan industri teknologi sebagai sektor pemimpin industri 4.0 tidak lepas dari peran perempuan di dalamnya. Deloitte mencatat,…

Realme Luncurkan GT Neo3 dengan Pengisian Daya Tercepat Didunia

  Realme meluncurkan smartphone paling ngebutnya untuk tahun 2022, realme GT NEO 3 “NEO Speed Awakens” ke Indonesia. Dengan pertama…

BERITA LAINNYA DI Teknologi

PHK Massal Perusahaan Startup, HashMicro Justru Rekrutmen Karyawan Baru

  NERACA Jakarta - Fenomena berbagai startup yang melakukan proses efisiensi melalui PHK (Pemutusan Hak Karyawan) massal sedang marak terjadi…

Hadirkan Platform Low Code, Mendix Percepat Trasformasi Digital di Indonesia

  NERACA Jakarta – Mendix, Grup Siemens menghadirkan platform low code Mendix yang dengan mudah mengakselerasi aplikasi digital melalui penggunaan…

Sukses di Singapura, Lusiana Kembali ke Indonesia untuk Majukan Industri Teknologi Nasional

NERACA Jakarta - Kemajuan industri teknologi sebagai sektor pemimpin industri 4.0 tidak lepas dari peran perempuan di dalamnya. Deloitte mencatat,…