Bank Jatim Diminta Dukung UMKM

NERACA

Jakarta--- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) diminta focus dan konsentrasi guna mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini terkait dengan pertumbuhan ekonomi nasional. "Ke depan Bank Jatim diharapkan terus memfokuskan 80 %kreditnya untuk UMKM, karena jumlah UMKM yang ada di Jatim, baru 40 % yang 'bankable'," kata   Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo di Jakarta, Kamis,12/7

Menurut Soekarwo, potensi berkembangnya sektor UMKM cukup tinggi, BanK Jatim diharapkan dapat terus mendorong sektor itu diiringi dengan jaminan kredit yang didirikan Pemprov Jatim, yakni Jaminan Kredit Daerah.

Tahun ini, kata Soekarwo, pihaknya menargetkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di level 7,4% - 7,5%. Untuk mencapai pertumbuhan itu membutuhkan investasi hingga ratusan triliun. "Untuk mencapai pertumbuhan itu butuh investasi hingga ratusan triliun. Salah satu sumbernya dari hasil penawaran umum saham perdana (IPO) Bank Jatim yang sebesar Rp1,28 triliun," ujarnya

Untuk mendukung target pertumbuhan di Jawa Timur, lanjut Pak De Karwo-sapaan akrabnya, pihaknya akan fokus pada UMKM dikarenakan sektor itu merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi di Jawa Timur.

Lebih jauh Pak De Karwo meminta juga kepada perseroan untuk terus meningkatkan kinerjanya seiring berubahnya status perusahaan menjadi terbuka. "Setelah IPO, publik akan mengamati kinerja Bank Jatim maka itu kita harus meningkatkannya," ucapnya

Dikatakan Soekarwo, pihaknya akan mengundang pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberikan pelajaran mengenai "corporate culture" di Jatim. "Kami akan undang orang BEI untuk 'learning' terhadap corporate culture disana," ucapnya. **didie

 

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…