Antam Serap Belanja Modal 30% dari Target

Hingga kuartal pertama 2022, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berhasil merealisasikan 30% anggaran belanja modal atau capex senilai Rp151 miliar dari total alokasi Rp508 miliar. “Serapan belanja modal masih rendah sekitar 30% atau Rp 151 miliar,”kata Direktur Utama Antam, Nico Kanter di Jakarta, kemarin.

Kedepan, disampaikan Nico, perseroan akan terus menggenjot penyerapan belanja modal lebih maksimal lagi di tahun ini. Sementara Direktur Operasi dan Produksi Antam, I Dewa Wirantaya melanjutkan, secara garis besar umumnya di kuartal I/2022 persiapan capex untuk engineering dan teknis, kajian, dan sebagainya sehingga penyerapan capex memang akan berkurang.

Ada beberapa proyek yang berkaitan dengan capex di antaranya, yang saat ini sedang dalam progres berkaitan dengan smelter di Halmahera dan fasilitas pendikung lainnya. Adapun, perincian realisasi capex pada kuartal I/2022 ialah operating capex Rp30 miliar, berkaitan dengan joint venture (JV) Rp104 miliar, investasi lainnya Rp17 miliar. Pada tahun ini, ANTM terus berkomitmen melanjutkan proyek pengembangan strategis perusahaan. Pabrik feronikel berkapasitas 13.500 TNi per tahun di Halmahera Timur beserta dengan infrastruktur pendukung pabrik telah memasuki fase konstruksi proyek pada Maret 2022.

Disebutkan, ANTM dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) terkait pengadaan pasokan listrik Smelter Feronikel Halmahera Timur di Maluku Utara untuk periode 30 tahun ke depan. Terkait dengan inisiatif pengembangan hilirisasi nikel untuk baterai kendaraan listrik, pada April 2022, ANTM bersama-sama PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation (IBC)), dan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) telah melakukan penandatanganan Framework Agreement terkait insiatif pengembangan untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik (EV battery) terintegrasi. Antam dan IBC juga menandatangani perjanjian serupa dengan LG Energy Solution.




BERITA TERKAIT

Astra Tebar 2.206 Hewan Kurban di 34 Provinsi

Peduli untuk selalu berbagi antar sesama dan juga dalam rangka menyabut hari raya Iduladha 1443 H, Grup Astra melalui Yayasan…

PP Properti Lepas 11,7% Saham di PBAD

PT PP Properti Tbk (PPRO) melepas kepemilikan sahamnya di PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) kepada PT Manakib Rezeki (Manakib…

BEI Suspensi Saham Mas Murni Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan efek PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) pada perdagangan…

BERITA LAINNYA DI

Astra Tebar 2.206 Hewan Kurban di 34 Provinsi

Peduli untuk selalu berbagi antar sesama dan juga dalam rangka menyabut hari raya Iduladha 1443 H, Grup Astra melalui Yayasan…

PP Properti Lepas 11,7% Saham di PBAD

PT PP Properti Tbk (PPRO) melepas kepemilikan sahamnya di PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) kepada PT Manakib Rezeki (Manakib…

BEI Suspensi Saham Mas Murni Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan efek PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) pada perdagangan…