Sekar Bumi Bukukan Penjualan Rp 3,8 Triliun

NERACA

Jakarta -Sepanjang tahun 2021, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) membukukan kenaikan penjualan 22% menjadi Rp 3,8 triliun. Hal ini didukung penjualan ekspor udang yang meningkat, ditambah kenaikan pasar domestik, seiring peluncuran #JagoanDumpling, salah satu produk makanan olahan dimsum yang menjadi andalan perusahaan.

Presiden Direktur Sekar Bumi, Harry Lukmito mengatakan, kenaikan penjualan tersebut meningkatkan laba bersih perseroan dari Rp 5,4 miliar menjadi Rp 29,7 miliar. “Perseroan mencatatkan kenaikan penjualan yang signifikan. Bahkan, jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir, penjualan naik dua kali lipat lebih, yaitu pada 2017 Rp 1,8 triliun menjadi Rp 3,8 triliun tahun lalu. Makanan beku hasil laut nilai tambah (frozen value added seafood) menjadi kontributor terbesar dalam peningkatan tersebut,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, kenaikan penjualan didukung oleh pabrik-pabrik pengolahan udang baik Tangerang dan Sidoarjo. Selain itu, perseroan menerima persetujuan sebagai approved-supplier supermarket retailer besar di Amerika Serikat, seperti Walmart, Costco, Kroger, Ahold, Publix, Aldi, Woolworths, dan sebagainya.“Sekar Bumi juga mengantongi sertifikat internasional yang diakui seperti Best Aquaculture Practice 4-Star, yaitu integrasi dari benur udang, pakan udang, tambak udang, dan pabrik udang, ditambah dengan traceability system yang mampu menunjang keunggulan perusahaan,” kata Harry.

Kinerja positif 2021, kata dia, juga didorong oleh ragam kegiatan perusahaan. Salah satunya peluncuran produk makanan olahan terbaru, seperti produk #JagoanDumpling dengan varian isi keju, bolognese, rendang, kari dan ayam. Produk makanan olahan lainnya seperti bakso-baksoan, ebi furai, fish roll, dan lainnya dipasarkan di bawah merek Bumifood dan Mitraku.

Secara geografis, dia menegaskan, ekspor ke Amerika Serikat menjadi penunjang terkuat dalam peningkatan penjualan. Adapun di domestik, Pulau Jawa menjadi kontributor penjualan terbesar.“Sekar Bumi optimistis dapat membukukan pendapatan positif kembali tahun ini melalui upaya menghadirkan inovasi produk perikanan dengan menggenjot pasar domestik dan mempertahankan kekuatan kami di pasar ekspor,"kata Harry.

 

 

BERITA TERKAIT

Jadi Pengedali Baru - Delta Wibawa Tengah Tender Wajib Saham LUCY

NERACA Jakarta – Bakal menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang merupakan emiten…

Cari Modal Lewat Right Issue - Panorama Bakal Lepas 1,2 Miliar Saham Baru

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai pengembangan bisnis dan termasuk melunasi utang di tengah kembali menggeliatnya industri pariwisata pasca pandemi,…

Dorong Efisiensi Bisnis - Triputra Agro Merger Dua Cucu Perusahaan

NERACA Jakarta – Dorong efisiensi bisnis guna mendorong pertumbuhan, emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) melakukan merger dua…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Jadi Pengedali Baru - Delta Wibawa Tengah Tender Wajib Saham LUCY

NERACA Jakarta – Bakal menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang merupakan emiten…

Cari Modal Lewat Right Issue - Panorama Bakal Lepas 1,2 Miliar Saham Baru

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai pengembangan bisnis dan termasuk melunasi utang di tengah kembali menggeliatnya industri pariwisata pasca pandemi,…

Dorong Efisiensi Bisnis - Triputra Agro Merger Dua Cucu Perusahaan

NERACA Jakarta – Dorong efisiensi bisnis guna mendorong pertumbuhan, emiten perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) melakukan merger dua…