Delta Dunia Bukukan Rugi US$ 461,54 Ribu

Kuartal pertama 2022, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatat rugi bersih senilai US$ 461,54 ribu atau menyusut 98,19% dibandingkan kuartal I 2021 atau setara dengan US$ 25,518 juta. Dampaknya, rugi per saham dasar membaik ke level US$ 0,00005 dan sedangkan di akhir Maret 2021 berada di level US$ 0,00296. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan tanpa audit di Jakarta, kemarin.

Sementara pendapatan bersih emiten pertambangan batu bara naik 108,8% menjadi US$ 332,25 juta yang ditopang pendapatan jasa dari Berau Coal atau naik 31% dibanding kuartal I 2021 senilai US$ 74,102 juta. Senada, pendapatan jasa dari Adaro Indonesia naik 138,9% menjadi US$ 49,796 juta. Demikian juga dengan pendapatan jasa dari Indonesia Pratama naik 129,5% menjadi US$46,646 juta.

Bahkan, perseroan membukukan pendapatan jasa dari BM Alliance Coal Operatioan Pty Ltd senilai US$ 44,231 juta, pos ini nihil pada kuartal I 2021. Walau beban pokok pendapatan membengkak 99,3% menjadi US$ 301,22 juta, tapi laba kotor melonjak 342,8% menjadi US$ 31,028 juta. Menariknya, perseroan memcatatkan pendapatan lain lain senilai US$ 5.161 juta atau naik 959%.

Sehingga membukukan laba sebelum pajak senilai US$ 1,721 juta, atau membaik dibandingkan kuartal I 2021 yang mencatatkan rugi US$ 30,254 juta. Sayangnya, beban pajak penghasilan terbilang US$ 2,183 juta. Sedangkan di akhir Maret 2021 mendapatkan manfaat pajak penghasilan senilai US$ 4,735 juta. Dampaknya, rugi periode berjalan tercatat sebesar US$ 461,54 ribu.

BERITA TERKAIT

Astra Tebar 2.206 Hewan Kurban di 34 Provinsi

Peduli untuk selalu berbagi antar sesama dan juga dalam rangka menyabut hari raya Iduladha 1443 H, Grup Astra melalui Yayasan…

PP Properti Lepas 11,7% Saham di PBAD

PT PP Properti Tbk (PPRO) melepas kepemilikan sahamnya di PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) kepada PT Manakib Rezeki (Manakib…

BEI Suspensi Saham Mas Murni Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan efek PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) pada perdagangan…

BERITA LAINNYA DI

Astra Tebar 2.206 Hewan Kurban di 34 Provinsi

Peduli untuk selalu berbagi antar sesama dan juga dalam rangka menyabut hari raya Iduladha 1443 H, Grup Astra melalui Yayasan…

PP Properti Lepas 11,7% Saham di PBAD

PT PP Properti Tbk (PPRO) melepas kepemilikan sahamnya di PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) kepada PT Manakib Rezeki (Manakib…

BEI Suspensi Saham Mas Murni Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan efek PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) pada perdagangan…