Berkolaborasi Asa Foundation - RHYTHM Foundation Bantu Pemberdayaan Perempuan di Thailand

Bantu pemberdayaan masyarakat, ASA Foundation bersama dengan RYTHM Foundation yang merupakan bagian dari QI Group atau lebih dikenal dengan QNET hadirkan proyek pemberdayaan masyarakat kolaboratif baru yang bertujuan untuk mengubah kehidupan anak perempuan dan perempuan yang kurang mampu di pedesaan Thailand.

Head of RYTHM Foundation, Santhi Periasamy dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, melalui proyek ini, penerima manfaat akan menerima pelatihan peningkatan kapasitas untuk memberdayakan mereka dalam mengembangkan solusi berkelanjutan untuk masalah yang mempengaruhi lingkungan fisik, sosial, ekonomi, dan budaya mereka. “Inisiatif tiga tahun menggabungkan kekuatan pendidikan dan olahraga untuk mendorong perubahan sosial dan akan dimulai pada awalnya dengan melatih 60 wanita, termasuk ibu tunggal dan wanita dari keluarga berpenghasilan rendah antara usia 21 hingga 35 tahun sebagai fasilitator program,”ujarnya.

Disampaikannya, proyek ini mempromosikan intervensi mata pencaharian berbasis masyarakat untuk memastikan kepemilikan karena mereka membekali perempuan dengan keterampilan bisnis termasuk melatih mereka dalam kewirausahaan, literasi keuangan, pengambilan keputusan, kepemimpinan dan banyak lagi. Ini akan memberikan pengembangan keterampilan hidup abad ke-21 yang penting yang mencakup komunikasi yang efektif, hubungan interpersonal, pembangunan karakter, empati, pemikiran kritis serta keterampilan berpikir kreatif dan banyak lagi, untuk pengembangan tenaga kerja di masa depan.

Tujuannya adalah agar para wanita yang memiliki keterampilan tinggi ini kemudian pergi ke komunitas mereka sebagai fasilitator untuk melatih kaum muda dengan keterampilan baru mereka dan berdampak pada perubahan yang bertujuan. Proyek ini bertujuan untuk memungkinkan intervensi sosial yang berpotensi menguntungkan lebih dari 10.000 perempuan dan gadis muda yang kurang beruntung di negara ini.

Ini juga akan menempatkan penekanan keseluruhan pada keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat untuk memungkinkan mereka melindungi diri dari penyakit, bencana, dan eksploitasi. “Sangat penting bagi kami untuk merancang proyek ini menjadi berbasis komunitas karena kami tidak hanya ingin memastikan peningkatan akses ke sumber daya dan peluang, tetapi juga memungkinkan komunitas untuk mengambil kepemilikan dan menjadi arsitek desain sehingga mereka dapat melanjutkan upaya peningkatan kapasitas dan pemberdayaan ini lama setelah jangka waktu tiga tahun untuk proyek ini berakhir,” kata Santhi Periasamy.

Sementara itu Lee Hawkins, Founder & Technical Advisor ASA Foundation mengatakan bahwa ASA Foundation sangat senang dapat memulai proyek perdananya di Thailand dengan RYTHM Foundation. “Mereka adalah mitra kami yang sudah ada, dan kami telah memiliki rekam jejak yang hebat bersama dengan proyek pemenang penghargaan kami di Indonesia. Kami menantikan untuk memulai bab berikutnya dan kami berharap kolaborasi ini akan menghasilkan peningkatan kualitas hidup yang luar biasa bagi kaum muda dan perempuan yang terpinggirkan di Thailand dan di seluruh kawasan ini,”ujarnya.

Pembukaan cabang Fundation RYTHM di ibu kota Thailand adalah langkah pertama dalam rencana Fundation untuk menanamkan akar yang lebih dalam di Asia Tenggara dan dampak sosialnya ke kawasan Indo-China. Berkantor pusat di Hong Kong dengan kantor operasi regional di Malaysia, Fundation telah mengimplementasikan proyek dampak sosial yang sukses di Asia Selatan, Malaysia, Indonesia, dan Afrika Sub-Sahara selama bertahun-tahun dan sekarang bermaksud untuk memperluas jangkauannya untuk mendukung masyarakat yang kurang terlayani di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Myanmar.

BERITA TERKAIT

Mereka Juga Punya Hak Tidak Tertinggal - Menaruh Asa Pembangunan Iklusif Bagi Disabilitas

Sejatinya keberadaan masyarakat disabilitas bukan menjadi beban negara dalam memajukan pembangunan, tetapi sebaliknya asset yang bisa mendorong pertumbuhan pembangunan itu…

Dukung Digitalisasi Pendidikan SLBN - Peduli Pendidikan, Telkom Sumbang Perangkat Komputer

Dalam rangka merayakan hari jadi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) ke-57, perseroan melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan untuk…

Rayakan Hari Jadi Ke-46 - PT Timah Gelar Sunatan Masal dan Donor Darah

Dalam rangka merayakan hari jadi ke-46 PT Timah Tbk, perseroan menggelar rangkaian acara sosial dalam rangka tanggung jawab sosial perusahaan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Mereka Juga Punya Hak Tidak Tertinggal - Menaruh Asa Pembangunan Iklusif Bagi Disabilitas

Sejatinya keberadaan masyarakat disabilitas bukan menjadi beban negara dalam memajukan pembangunan, tetapi sebaliknya asset yang bisa mendorong pertumbuhan pembangunan itu…

Dukung Digitalisasi Pendidikan SLBN - Peduli Pendidikan, Telkom Sumbang Perangkat Komputer

Dalam rangka merayakan hari jadi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) ke-57, perseroan melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan untuk…

Rayakan Hari Jadi Ke-46 - PT Timah Gelar Sunatan Masal dan Donor Darah

Dalam rangka merayakan hari jadi ke-46 PT Timah Tbk, perseroan menggelar rangkaian acara sosial dalam rangka tanggung jawab sosial perusahaan…