Insurtech Qoala Raih Pendanaan US$65 Juta

 

 

NERACA

Jakarta – Memasuki tahun 2022, Qoala berhasil mengantongi pendanaan seri B sebesar US$ 65 juta. Qoala mendistribusikan asuransi ritel untuk produk-produk mobil, sepeda, rumah, dan kesehatan melalui platform omnichannel yang telah hadir di Indonesia, Thailand, dan Malaysia sejak tahun 2021. Hal ini memperkuat komitmen Qoala untuk membuat asuransi dapat diakses, mudah dipahami, dan membantu konsumen untuk melakukan proses klaim dengan lebih mudah.

Qoala berhasil bertumbuh 30 kali lipat sejak pendanaan seri A pada April 2020 dan menjadi perusahaan insurtech dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Total tenaga pemasar dan mitra bisnis yang terdaftar di Qoala juga meningkat tajam, dengan lebih dari 50.000 tenaga pemasar dan platform yang menjual asuransi dan didukung oleh lebih dari 50 perusahaan asuransi terpercaya. Selain itu, Qoala juga menyediakan beberapa produk asuransi mikro yang inovatif melalui kemitraan dengan Traveloka, Redbus, DANA, JD.ID, Shopee, Kredivo, Investree, dan lainnya.

Qoala berfokus pada “asuransi ritel” untuk produk-produk mobil, sepeda, rumah, dan kesehatan. “Qoala merupakan satu-satunya perusahaan insurtech yang memiliki lisensi di tiga negara di Asia Tenggara. Melalui sokongan dana yang dipercayakan, kami optimis untuk mempertahankan pertumbuhan kami. Selain itu, bisnis kami di Thailand juga tumbuh tiga kali lipat sejak bergabung dengan FairDee pada Februari 2021. Hal ini memberi kami keyakinan akan kemampuan ekspansi Qoala di Asia Tenggara,” tambah Tommy Martin, Co-founder dan COO Qoala, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.  

Tara Reeves dari Eurazeo, perusahaan investasi asal Eropa yang sebelumnya telah mendanai WeFox, salah satu insurtech terbesar di dunia, menekankan bahwa Qoala berbeda dari perusahaan insurtech lainnya karena tim dan layanan yang beragam serta unit ekonomi yang menjanjikan di tengah pandemi. “Dengan kehadiran Qoala secara regional serta prediksi pertumbuhan yang cepat, kami optimis untuk memimpin putaran pendaan ini dan mendukung Qoala,” jelasnya.  

Melalui teknologi yang unggul, Qoala menawarkan kecepatan terdepan dalam penerbitan polis, penetapan harga instan, dan komisi instan kepada para tenaga pemasar asuransi. Inovasi ini tidak hanya memecahkan masalah utama bagi pemasar asuransi dan konsumen, tetapi juga memungkinkan Qoala untuk memperoleh dan melayani konsumen dengan biaya lebih rendah yang mengarah ke unit ekonomi yang unggul. Perusahaan asuransi global seperti Sompo, AXA, dan Chubb juga telah bergabung dengan platform Qoala karena fokus mereka kepada pelanggan ritel yang mengarah pada adopsi asuransi yang lebih cepat dan memiliki rasio kerugian yang sehat.

Dengan meningkatnya kebutuhan asuransi di Asia Tenggara, Qoala secara aktif berkontribusi pada peningkatan literasi asuransi. “Kesiapan Qoala dalam melayani kebutuhan asuransi lewat inovasi teknologi yang mudah dan efisien dan pertumbuhan bisnis yang pesat dari tahun ke tahun, menjadi alasan kuat bagi kami untuk menanamkan modal di Qoala,” jelas Markus Rahardja, Direktur Investasi BRI Ventures.

BERITA TERKAIT

Kredit Macet Perusahaan Tambang di Bank BUMN, MAKI Sebut Masuk Kategori Korupsi

  NERACA Jakarta – Industri perbankan masih memberikan pendanaan untuk industri batubara, bahkan jumlahnya mencapai Rp 89 triliun.  Bahkan muncul…

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Jaga Kecukupan Pasokan Bahan Bakar

NERACA Sumatera Selatan - Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak/gas terjaga khususnya selama…

Perlu Kolaborasi Wujudkan Pilar Ketiga Muhammadiyah

Selain berkolaborasi dengan berbagai pihak eksternal seperti BUMN dan Swasta dalam mengembangkan pilar ketiga (bidang ekonomi) Muhammadiyah, Jaringan Saudagar Muhammadiyah…

BERITA LAINNYA DI Jasa Keuangan

Kredit Macet Perusahaan Tambang di Bank BUMN, MAKI Sebut Masuk Kategori Korupsi

  NERACA Jakarta – Industri perbankan masih memberikan pendanaan untuk industri batubara, bahkan jumlahnya mencapai Rp 89 triliun.  Bahkan muncul…

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Jaga Kecukupan Pasokan Bahan Bakar

NERACA Sumatera Selatan - Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak/gas terjaga khususnya selama…

Perlu Kolaborasi Wujudkan Pilar Ketiga Muhammadiyah

Selain berkolaborasi dengan berbagai pihak eksternal seperti BUMN dan Swasta dalam mengembangkan pilar ketiga (bidang ekonomi) Muhammadiyah, Jaringan Saudagar Muhammadiyah…