Pemkot Bekasi Dukung Pengusaha Lokal Majukan UMKM

NERACA

Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mendukung peran pengusaha lokal yang terus konsisten untuk berkembang demi memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri acara peringatan Hari Jadi Ke-2 Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Kota Bekasi yang turut dihadiri Ketua Umum Japnas Bayu Priawan Djokosoetono.

"Kehadiran Japnas sejalan dengan visi misi Kota Bekasi memajukan UMKM dalam peningkatan kapasitas dan perluasan sektor usaha. UMKM harus memiliki strategi scale up agar Japnas bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk Kota Bekasi," katanya di Bekasi, Senin (24/1).

Acara peringatan yang mengambil tema melesat di tengah tantangan dahsyat itu rencananya juga akan dirangkaikan dengan gelaran Japnas Academy pada 25-26 Januari 2022 dengan tujuan mengajak semua pengusaha dan pelaku usaha UMKM menaikkan kelas bisnisnya.

Tri berharap ajang ini mampu memotivasi pelaku UMKM serta segenap pengusaha di wilayahnya untuk terus berkembang sekaligus beradaptasi dengan kondisi pandemi.

Pengusaha dan pelaku UMKM, kata dia, harus mampu mencari dan membaca peluang dalam setiap tantangan yang dihadapi.

"Saya melihat keoptimisan pada saat ini. Dengan jumlah pemuda yang luar biasa, 10 tahun mendatang pemuda-pemuda ini akan bisa eksis dan mengangkat Indonesia secara ekonomi makro. Pada tahun 2045, kita akan masuk dalam lima besar negara perekonomian terbesar di dunia," ucapnya.

Dirinya mengaku perkembangan perekonomian di Kota Bekasi saat ini terbilang cukup dinamis dengan proyeksi penambahan infrastruktur baru seperti LRT pada Agustus 2022 yang akan memicu pertambahan jumlah penduduk di wilayah itu.

"Bulan Agustus Tahun 2022, LRT akan dibuka dan akan diujicobakan. Diperkirakan di akhir tahun sekitar 2,7 juta orang akan hadir di Kota Bekasi," katanya.

Menurut dia jumlah tersebut potensial untuk dijadikan target pasar. Pemerintah Kota Bekasi berharap para pelaku UMKM dan pengusaha dapat memanfaatkan dan memaksimalkan potensi pasar tersebut. Ant

 

BERITA TERKAIT

WEF 2022 Bahas Ekonomi Digital, John Riady: Dominasi Asean Semakin Besar, Indonesia Harus Siap

NERACA Jakarta - World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 yang dihelat di Davos, Swiss, kembali membahas pentingnya teknologi digital…

Kontroversi Merger BTN Syariah dan BSI

NERACA Jakarta - Industri perbankan syariah dalam beberapa hari ke belakang tengah ramai akibat kontoversi merger BTN Syariah dan BSI.…

Di Forum Global, DRRC UI Ungkap Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

NERACA Bali - Pemerintah Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan the 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 dengan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

WEF 2022 Bahas Ekonomi Digital, John Riady: Dominasi Asean Semakin Besar, Indonesia Harus Siap

NERACA Jakarta - World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 yang dihelat di Davos, Swiss, kembali membahas pentingnya teknologi digital…

Kontroversi Merger BTN Syariah dan BSI

NERACA Jakarta - Industri perbankan syariah dalam beberapa hari ke belakang tengah ramai akibat kontoversi merger BTN Syariah dan BSI.…

Di Forum Global, DRRC UI Ungkap Strategi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

NERACA Bali - Pemerintah Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan the 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 dengan…