BEI Beri Notasi Khusus Emiten Multipel

Bantu para investor mengenali saham di berbagai sektor, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerbitkan notasi baru, yakni notasi ‘N’ sebagai tanda bagi perusahaan tercatat yang menerapkan sahamnya dengan hak suara multipel.

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi menjelaskan, terkait implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22/POJK.04/2021 tentang Klasifikasi Saham dengan Hak Suara Multipel oleh Emiten dengan Inovasi dan Tingkat Pertumbuhan Tinggi yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Berupa Saham, serta perubahan Peraturan Pencatatan Saham BEI No. I-A, maka pihaknya menerbitkan notasi baru.“Menerbitkan notasi baru yakni notasi ‘N’ sebagai tanda bagi perusahaan tercatat yang menerapkan sahamnya dengan hak suara multipel. Notasi ini diharapkan dapat meningkatkan keterbukaan informasi terkait dengan status masing-masing perusahaan tercatat,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengatakan, OJK bersama BEI menerapkan kebijakan yang diharapkan meningkatkan pertumbuhan jumlah emiten dan nilai emisi di masa depan. Regulasi itu sebagai langkah mengantisipasi pesatnya perkembangan perusahaan start-up kategori unicorn dan decacorn serta berbagai perusahaan lain berkategori new economy.

Hoesen menambahkan, untuk mendukung penerbitan POJK itu BEI telah merevisi Peraturan Pencatatan Saham BEI No. I-A untuk semakin memperluas kesempatan bagi perusahaan-perusahaan baik konvensional maupun new economy untuk memanfaatkan pendanaan di pasar modal Indonesia.

Berbagai kebijakan tersebut, terang Hoesen, diharapkan akan meningkatkan optimisme bagi pertumbuhan jumlah emiten dan nilai emisi di masa depan. Apalagi, mengingat potensi penghimpunan dana yang dapat diraih dari IPO perusahaan startup uncorn dan decacorn serta perusahaan berkategori new economy terbilang cukup besar. “Mudah-mudahan potensi ini bisa kemudian direalisasikan,”kata Hoesen.

 

BERITA TERKAIT

Antam Serap Belanja Modal 30% dari Target

Hingga kuartal pertama 2022, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berhasil merealisasikan 30% anggaran belanja modal atau capex senilai Rp151 miliar…

Semen Indonesia Rights Issue di Kuartal IV

Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) berencana akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek…

Laba Bersih Sejahteraraya Turun Tajam 86,9%

Kuartal pertama 2022, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatatkan laba bersih Rp8,864 miliar atau anjlok 86,9% dibandingkan periode sama tahun…

BERITA LAINNYA DI

Antam Serap Belanja Modal 30% dari Target

Hingga kuartal pertama 2022, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berhasil merealisasikan 30% anggaran belanja modal atau capex senilai Rp151 miliar…

Semen Indonesia Rights Issue di Kuartal IV

Perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnisnya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) berencana akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek…

Laba Bersih Sejahteraraya Turun Tajam 86,9%

Kuartal pertama 2022, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatatkan laba bersih Rp8,864 miliar atau anjlok 86,9% dibandingkan periode sama tahun…