Kapolri Minta Jajaran Layani dan Mengayomi Masyarakat

NERACA

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh personel kepolisian dalam menjalankan tugasnya tidak sekali-kali melupakan tugas pokoknya untuk selalu melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

"Ingatkan, ingatkan, ingatkan bahwa tugas kita (polisi) adalah memberikan pelayanan. Tugas pokok, yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Hal ini sebenarnya adalah doktrin dan tugas kita dari dulu," kata Sigit saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Tujuh Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, dikutip Antara, kemarin.

Menurut Sigit, tugas pokok dan fungsi aparat penegak hukum tersebut harus ditanamkan dalam diri setiap personel Polri dan diterapkan dalam bertugas sehari-hari.

Jenderal bintang empat itu menyoroti maraknya kemunculan tanda pagar (tagar) di media sosial terkait persepsi publik terhadap Polri. Hal tersebut hendaknya disikapi dengan langkah-langkah konkret untuk melakukan perbaikan di institusi Korps Bhayangkara sehingga pelanggaran tidak terulang kembali.

"Tanamkan itu setiap hari. Berikan contoh, turun ke lapangan, cek apakah semua berjalan dengan baik. Kalau ada kekurangan lakukan koreksi," ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan Polri kini bukanlah institusi yang antikritik. Jadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk menuju Polri yang semakin baik dan dicintai masyarakat.

Sigit ingin jajarannya mempertahankan citra Polri tidak antikritik dengan terus melakukan pembenahan menjadi organisasi yang modern dan organisasi yang selalu berubah menjadi lebih baik.

"Ada kritik dari masyarakat kita terima sebagai bagian dari evaluasi kita untuk membawa institusi menjadi jauh lebih baik. Pertahankan Polri tidak antikritik," kata Sigit.

Menurut Sigit, perbaikan harus terus dilakukan ke depannya. Hal itu untuk mempertahankan tren positif dari beberapa lembaga survei yang merilis tentang tingkat kepercayaan dan kinerja Polri yang mengalami peningkatan.

Ia meminta seluruh personel Polri tidak terlena dengan hasil survei yang sudah baik. Hal itu harus dijadikan motivasi untuk terus mempertahankan yang baik dan memperbaiki segala bentuk kekurangan yang ada.

Sigit memastikan bakal memberikan penghargaan kepada anggota kepolisian yang bekerja keras, berprestasi, dan bersungguh-sungguh dalam menjalani tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Sebaliknya, tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada aparat yang melakukan pelanggaran atau bekerja tidak sesuai dengan aturan.

"Beberapa hasil survei yang menempatkan Polri pada urutan yang baik, Alhamdulillah dengan situasi yang ada, kita masih berada di posisi tersebut. Saya harapkan menjadi motivasi agar ke depan melakukan perbaikan dan terus ditingkatkan. Ini bagian dari tugas rekan-rekan, menjaga wibawa hukum, dan institusi Polri," kata Sigit

Oleh karena itu, Sigit menegaskan untuk memberikan pelayanan yang prima dan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan peran dari Polri dalam mencari keadilan dengan menginstruksikan seluruh jajaran Polri tidak pandang bulu dalam melakukan proses penegakan hukum di Indonesia.

Sigit meminta jajaran Polri menjaga wibawa institusi, menegakkan hukum, memberikan rasa keadilan, dan perhatian kepada masyarakat kecil dengan memberikan respons cepat atas setiap laporan masyarakat yang masuk.

"Pastikan mereka mendapatkan pelayanan yang sama dan tak membeda-bedakan rakyat kecil. Hal-hal yang sensitif, hal-hal yang menjadi perhatian tolong dilaksanakan dengan cepat," tegas Sigit. Ant

 

BERITA TERKAIT

Diduga Melibatkan Oknum Polisi, POLRI Diminta Atasi Mafia Tambang di Sumsel

  Diduga Melibatkan Oknum Polisi, POLRI Diminta Atasi Mafia Tambang di Sumsel NERACA Jakarta - Praktik mafia tambang di Sumatera…

KPK Ingatkan KLHK Pastikan Tak Ada Suap Pemberian Izin Lingkungan

NERACA Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan tidak…

DPN Peradi Beri Masukan RUU Hukum Acara Perdata ke DPR

NERACA Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata ikut…

BERITA LAINNYA DI Hukum Bisnis

Diduga Melibatkan Oknum Polisi, POLRI Diminta Atasi Mafia Tambang di Sumsel

  Diduga Melibatkan Oknum Polisi, POLRI Diminta Atasi Mafia Tambang di Sumsel NERACA Jakarta - Praktik mafia tambang di Sumatera…

KPK Ingatkan KLHK Pastikan Tak Ada Suap Pemberian Izin Lingkungan

NERACA Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan tidak…

DPN Peradi Beri Masukan RUU Hukum Acara Perdata ke DPR

NERACA Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata ikut…