Targetkan Pembiayaan Rp 6,8 Triliun - Mandala Multifinance Siapkan Produk Baru

NERACA

Jakarta – Optimisme pasar otomotif, khususnya roda dua masih berpeluang tumbuh di tahun ini mendorong perusahaan pembiayaan kendaraan mengejar target bisnis lebih agresif lagi. Langkah inilah yang dilakukan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang menargetkan pembiayaan tahun ini sebesar Rp 6,8 triliun.

Kata Direktur Bisnis PT Mandala Multifinance Tbk, Christel Lasmana, tahun ini perseroan menargetkan tumbuh dibandingkan tahun lalu.”Target pembiayaan sekitar Rp6,8 triliun untuk 2022 atau naik dari realisasi tahun kemarin yang diperkirakan sebesar Rp 5 triliun," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Maka guna memenuhi target tersebut, lanjutnya perseroan telah menyiapkan strategi bisnis seperti perluas jaringan, mitra, mengoptimalkan layanan digital dan menambah produk baru, seperti pembiayaan kendaraan roda empat dan elektronik yang bakal dirilis tahun ini.

Sementara Direktur Mandala Multifinance,  Felix Ciptadi Nugroho menambahkan, dengan adanya pertumbuhan target pembiayaan akan ada pertumbuhan nasabah baru yang ditaksir naik 30% dari jumlah nasabah saat ini sebanyak 500 ribu pelanggan pada kuartal tiga 2021. Kemudian untuk layanan digital, disampaikannya perseroan cukup perhatian dalam investasi disektor ini.

Salah satu transformasi paling menonjol yang dilakukan Mandala pada 2021 adalah aplikasi Mantis. Mantis telah digunakan lebih dari 30.000 pengguna yang dalam satu tahun terakhir, jumlah pengguna Mantis naik hingga empat kali lipat.

Asal tahu saja, perseroan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 50 miliar untuk investasi digital atau naik double digit dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 20 miliar. Disampaikan Felix, pembiayaan perseroan lebih banyak terserap di Indonesia timur, seperti di Maluku, Papua, Aceh, Kalimantan, Sulawesi,”Pangsa pasar kita lebih kuat di Indonesia timur dibandingkan di pulau Jawa,”ucapnya.

Tercatat, perseroan berhasil menyalurkan jumlah pembiayaan mencapai Rp3,5 triliun yang mengalami pertumbuhan hingga 71% dan hingga tutup tahun diyakini bakal tembus Rp 5 triliun. Perseroan saat ini, melayani 500 ribu pelanggan atau tumbuh 6% dibandingkan dengan capaian 2020. Sementara, untuk laba bersih hingga 30 September 2021, perseroan berhasil membukan Rp317 miliar atau meningkat 80% dibandingakan 2020.

Sementara itu, jumlah aset Mandala hingga 30 September 2021 mencapai Rp 4,9 triliun, meningkat 18% dibandingkan dengan posisi akhir tahun pada 2020. Peningkatan perusahaan yang dicapai oleh Mandala ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 yang mengalami peningkatan sebesar 3,51% yoy. Akibat dampak pandemi sendiri, perseroan telah melakukan restrukturisasi utang nasabah sebanyak 35% dari portofolio yang ada.

PT Mandala Multifinance merupakan penyedia jasa pembiayaan untuk berbagai macam kebutuhan seperti pembiayaan sepeda motor, kredit multiguna, elektronik, furnitur, hingga pembiayaan UMKM. Melayani pelanggan dengan cara praktis melalui pembayaran angsuran online (bekerja sama dengan Shopee, Tokopedia, LinkAja, Dana, dan KiosBank); angsuran offline melalui gerai terdekat (Alfamart, Indomaret, Dan+Dan, Lawson, dan Kantor Pos) serta bayar angsuran Mandala di aplikasi Mantis.

BERITA TERKAIT

Dampak Wacana Palabelan BPA - BPOM Diingatkan Potensi Masalah Baru

Para pemangku kepentingan (stakeholders) dari kementerian, akademisi, KPPU, asosiasi industri, dan pakar persaingan usaha meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan…

Perempuan Berpendidikan Tinggi Dorong Generasi Emas

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar acara yang terdiri dari Forum Diskusi Inspirasi Kepemimpinan Perempuan,…

Chitose Targetkan Penjualan Tumbuh 21,04%

NERACA Jakarta – Berhasil membukukan pertumbuhan penjualan di kuartal pertama 2022 sebesar 36,24%, menjadi keyakinan PT Chitose Internasional Tbk (CINT)…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dampak Wacana Palabelan BPA - BPOM Diingatkan Potensi Masalah Baru

Para pemangku kepentingan (stakeholders) dari kementerian, akademisi, KPPU, asosiasi industri, dan pakar persaingan usaha meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan…

Perempuan Berpendidikan Tinggi Dorong Generasi Emas

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar acara yang terdiri dari Forum Diskusi Inspirasi Kepemimpinan Perempuan,…

Chitose Targetkan Penjualan Tumbuh 21,04%

NERACA Jakarta – Berhasil membukukan pertumbuhan penjualan di kuartal pertama 2022 sebesar 36,24%, menjadi keyakinan PT Chitose Internasional Tbk (CINT)…