CEO Dentsu Indonesia Ditunjuk Jadi Direktur Marketing InJourney

 

NERACA

Jakarta – Kementerian BUMN menunjuk Maya Watono sebagai Direktur Marketing PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Maya sebelumnya menjabat sebagai CEO PT Dentsu Indonesia, advertising agency multinasional di Indonesia yang merupakan raksasa dalam industri periklanan. Pelantikan Maya dilakukan secara daring (online) melalui Surat Keputusan Menteri BUMN pada Jumat (14/1).

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dengan hadirnya Direktur Marketing akan dapat mendorong kinerja perusahaan ke depannya dan dengan pengalaman Maya Watono di industri ini selama lebih dari 15 tahun diharapkan dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata untuk percepatan pemulihan  ekonomi nasional paska pandemi COVID-19.  "Diharapkan, dengan bergabungnya Ibu Maya sebagai Direktur Marketing InJourney akan dapat memberikan nilai tambah untuk bisa meningkatkan kinerja korporasi semakin baik lagi," Ujar Kartika.

Maya Watono menerima tawaran menjadi Direktur Marketing Injourney sebagai bentuk pengabdiannya terhadap negara Republik Indonesia. “Melalui pertimbangan yang panjang, saya memutuskan menerima tawaran ini sebagai bentuk pengabdian saya terhadap negara. Kesempatan ini merupakan sebuah tantangan besar karena saya harus keluar dari industri periklanan di Indonesia yang telah saya jalankan selama lebih dari 15 tahun. Bagi saya ini adalah suatu kehormatan yang sangat besar, diminta pak Erick Thohir untuk membantu beliau dan juga mengabdi kepada negara.  Semoga kehadiran saya menjadi manfaat serta dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," jelas Maya.

Selama tiga tahun terakhir, Maya berhasil membawa Dentsu Indonesia menjadi agensi periklanan multinational terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Maya sebagai Country CEO Dentsu Indonesia, nama Dentsu Indonesia telah mencuat di kancah periklanan internasional berkat pertumbuhannya yang luar biasa dan juga karya-karya nya yang telah memenangkan berbagai award di Asia Pacific.

Target 100 Hari

Maya memiliki target 100 hari kerja, diantaranya bisa mengintegrasikan berbagai sub holding pariwisata seperti hotel, aviasi, airport, hingga PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC).

“100 hari target kita kebetulan di tahun 2022 ada kalender yang sangat penting di depan salah satunya MotoGP akan jadi exercise bagaimana kita mensinergikan berbagai sub holding yang ada saat ini baik hotel, ITDC, aviasi, dan airport. Itu kita bisa lihat sub holding ini bersinergi,” kata Maya.

Sebagai tonggak pencapaian pertamanya, Maya akan memanfaatkan ajang balap Internasional MotoGP di Mandalika untuk mengkolaborasikan subholding-subholding pariwisata agar bisa terintegrasi secara bertahap. “Ini kita ada beberapa target yang kita coba capai dalam 100 hari dan secara event MotoGP dalam 100 hari ini kolaborasi antar subholding bisa lebih lancar dan terintegrasi,” ucapnya.

BERITA TERKAIT

HMS : Pansus BLBI DPD Jangan Jadi Kuda Troya Kepentingan Politik

  NERACA Jakarta - Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) mengingatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) agar tidak menjadikan Panitia Khusus…

Kenaikan NTP Belum Sepenuhnya Dinikmati Petani

    NERACA Jakarta – Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) Agus Ruli Ardiansyah menyebutkan tren…

Libatkan Swasta dalam Program Vaksin Nasional

    NERACA Jakarta – Menjelang diizinkannya vaksinasi dosis ketiga ( booster), pemerintah perlu melibatkan swasta secara lebih mendalam dalam keseluruhan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

CEO Dentsu Indonesia Ditunjuk Jadi Direktur Marketing InJourney

  NERACA Jakarta – Kementerian BUMN menunjuk Maya Watono sebagai Direktur Marketing PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Maya…

HMS : Pansus BLBI DPD Jangan Jadi Kuda Troya Kepentingan Politik

  NERACA Jakarta - Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) mengingatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) agar tidak menjadikan Panitia Khusus…

Kenaikan NTP Belum Sepenuhnya Dinikmati Petani

    NERACA Jakarta – Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) Agus Ruli Ardiansyah menyebutkan tren…