Restrukturisasi Rampung - CT Siap Suntik Modal Garuda Indonesia

NERACA

Jakarta – Menjadi salah satu pemegang saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA),Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyatakan bakal menginjeksi modal kepada perusahaan maskapai penerbangan plat merah tersebur setelah proses restrukturisasi selesai dilaksanakan. “Kalau selesai rencananya, kami akan menambah modal untuk memperkuat,”kata Chairul Tanjung di Jakarta, kemarin.

Asal tahu saja, dirinya merupakan salah satu pemegang saham utama Garuda Indonesia melalui PT Trans Airways. Kepemilikan Trans Airways saat ini tercatat mencapai 7,31 miliar saham atau setara 28,2% dari total kepemilikan saham. CT mengatakan bahwa proses restrukturisasi Garuda masih berlangsung.

Dia menyatakan, mayoritas kredit siap mengikuti proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) perseroan. Selain itu, lanjutnya, tak hanya pemilik saham eksisting saja yang diberi kesempatan untuk menambah kepemilikan saham, tetapi pemerintah juga membuka ruang bagi para investor baru untuk menginjeksikan modalnya.

Sebelumnya, Garuda Indonesia telah menyampaikan skema rencana perdamaian yang telah disusun sebagai bagian dari proses restrukturisasi kepada para kreditur dan Tim Pengurus yang telah ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menegaskan bahwa pihaknya terus secara proaktif membuka diskusi dengan para kreditur demi kesuksesan restrukturisasi perusahaan. “Sebagaimana yang disampaikan oleh Tim Pengurus bahwa PKPU bukanlah kepailitan, melainkan sebuah upaya mencapai kesepakatan terbaik terhadap langkah langkah penyelesaian kewajiban usaha Garuda Indonesia terhadap kreditur,” imbuhnya.

Mengingat situasi yang sedang dihadapi, Garuda Indonesia berharap proses PKPU dapat berlangsung secara optimal, efisien, dan juga adil bagi seluruh pihak. Setelah rapat perdana, kreditur diberikan kesempatan untuk mengajukan tagihan paling lambat pada 5 Januari 2021, yang akan diverifikasi serta dicocokkan pada rapat kreditur kedua pada pertengahan bulan Januari. Selama proses PKPU berlangsung, Garuda Indonesia memastikan layanan operasional penerbangan baik untuk penumpang maupun kargo tetap tersedia secara optimal.

BERITA TERKAIT

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…