AKRA Targetkan Pendapatan Tumbuh 25%

NERACA

Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis tahun ini, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menargetkan pendapatan naik sekitar 20-25%,”Anggaran yang diselesaikan oleh AKRA untuk tahun 2022 menargetkan pertumbuhan kuat yang berkelanjutan bagi perusahaan dengan harapan kebangkitan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,”kata Direktur dan Corporate Secretary AKR Corporindo, Suresh Vembu dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia 2022 pada kisaran 4,7-5,5%, naik dari 3,2-4,0% pada 2021. Perkiraan ini didorong oleh perbaikan ekonomi global yang berkelanjutan yang mendorong kinerja ekspor yang solid, ditambah dengan permintaan domestik yang tumbuh dari sisi konsumsi dan investasi.

Berdasarkan penilaian perseroan terhadap permintaan bahan baku dan energi esensial, serta peningkatan iklim investasi, AKRA menargetkan pertumbuhan pendapatan di kisaran 20-25% pada 2022. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan laba kotor 12-15% di 2022, dengan pertumbuhan earning per share (EPS) 15-18% tahun ini. "Perusahaan diharapkan dapat mempertahankan arus kas dan posisi keuangan yang kuat selama tahun 2022," ucapnya.

Suresh pun optimistis perseroan memiliki kinerja yang kuat selama tahun 2021.Menurutnya, target dan panduan yang diberikan sebelumnya untuk bisnis distribusi BBM dan kimia dasar telah terpenuhi atau terlampaui di 2021. Selain itu, anak perusahaan JIIPE juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan laba pada 2021 dengan beberapa perkembangan yang signifikan. Perkembangan tersebut seperti pendapatan berulang dari sewa tanah untuk proyek smelter tembaga, penjualan bidang tanah, dan diperolehnya status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Di kuartal IV 2021, perseroan menorehkan kinerja positif dengan fundamental yang solid. Disampaikan Suresh Vembu, meskipun tahun 2021 penuh tantangan, AKRA memiliki kinerja yang kuat hingga akhir kuartal IV/2021. "Angka-angka pandangan pertama yang dikumpulkan dari unit bisnis dan anak perusahaan AKR menunjukkan bahwa kinerja perusahaan akan lebih baik dari yang diharapkan," ujarnya.

Dia melanjutkan, pendapatan penjualan bersih perusahaan, terutama dalam bisnis perdagangan dan distribusi mencatatkan pertumbuhan yang kuat. "Terlepas dari berbagai tantangan logistik dan pasokan yang dihadapi di seluruh dunia, AKRA mencatat pertumbuhan yang kuat di kuartal IV/2021," tuturnya.

BERITA TERKAIT

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Dapat Kunjungan dari Presiden - Proyek Summarecon Serpong Jadi Percontohan IKN

Sukses menuai prestasi dengan beragam penghargaan, Summarecon Serpong yang merupakan salah satu unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk mendapat…

Lindungi Investor - OJK Bakal Bikin Pemeringkat Reksa Dana

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji untuk menerbitkan peraturan terkait perlindungan investor produk reksa dana. Salah satu…

BEI Masih Kaji Soal Diskon Biaya Pencatatan

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih mengkaji perpanjangan kebijakan terkait diskon biaya pencatatan awal saham dan…