Ketua MPR RI - Masyarakat Waspadai Varian Omicron

Bambang Soesatyo

Ketua MPR RI

Masyarakat Waspadai Varian Omicron

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta masyarakat Indonesia mewaspadai COVID-19 varian Omicron yang telah menimbulkan gelombang baru kasus positif COVID-19 di berbagai negara, seperti Prancis dan Inggris.

“Semua pihak harus tetap waspada, mengingat banyak negara dunia masih berjibaku menghadapi gelombang ketiga, bahkan gelombang kelima pandemi COVID-19,” kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/11).

Tercatat pada 24 November 2021, lebih dari 30 ribu kasus baru ditemukan di Prancis dalam satu hari, serta lebih dari 40 ribu kasus positif COVID-19 di Inggris. Kondisi di Jerman, tutur Bamsoet, lebih mengkhawatirkan dengan angka kematian mencapai lebih dari 100 ribu kasus, dan perkiraan jumlah kasus harian mencapai 50 ribu kasus.

Terlebih saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization / WHO) telah menggolongkan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529, yang dikenal dengan Omicron, sebagai varian yang harus diwaspadai karena memiliki banyak mutasi yang di antaranya bisa memicu infeksi ulang. Varian tersebut pertama kali dilaporkan kepada WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Terkait dengan kondisi di Indonesia saat ini, positivity rate atau tingkat terkonfirmasi positif COVID-19 sedang stabil di bawah satu persen dengan rasio angka kesembuhan mencapai lebih dari 96 persen dan menjadikan pengendalian pandemi COVID-19 di Indonesia salah satu yang terbaik di dunia. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat Indonesia menjadi lengah.

"Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga pandemi COVID-19 di Indonesia sebagai bagian dari bela negara, antara lain membatasi mobilitas WNA dan WNI yang datang ke Indonesia, terutama dari negara yang sedang mengalami lonjakan kasus, membatasi PPKM mikro secara selektif berdasarkan tingkat risiko zonasi, meneruskan program vaksinasi, tidak boleh bosan menaati protokol kesehatan, menerapkan pola hidup bersih, dan sehat (PHBS)," ujar Bamsoet. Mohar

 



BERITA TERKAIT

Mendes PDTT - Warga Desa Perketat Prokes

Abdul Halim Iskandar Mendes PDTT Warga Desa Perketat Prokes Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)…

Wakil Ketua MPR RI - Perlu Pemahaman Utuh RUU TPKS

Lestari Moerdijat Wakil Ketua MPR RI Perlu Pemahaman Utuh RUU TPKS Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai upaya…

Ketua DPD RI - Masyarakat Aktif Berantas Mafia Pupuk

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI Masyarakat Aktif Berantas Mafia Pupuk Jakarta - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud…

BERITA LAINNYA DI

Mendes PDTT - Warga Desa Perketat Prokes

Abdul Halim Iskandar Mendes PDTT Warga Desa Perketat Prokes Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)…

Wakil Ketua MPR RI - Perlu Pemahaman Utuh RUU TPKS

Lestari Moerdijat Wakil Ketua MPR RI Perlu Pemahaman Utuh RUU TPKS Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai upaya…

Ketua DPD RI - Masyarakat Aktif Berantas Mafia Pupuk

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI Masyarakat Aktif Berantas Mafia Pupuk Jakarta - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud…