Garudafood Kantungi Pinjaman Rp 1 Triliun

Guna mendanai pelunasan utang, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) meraih fasilitas kredit senilai Rp1 triliun dari PT Bank Negera Indonesia Tbk (BBNI)  dengan jangka waktu selama 60 bulan sejak penandatangan perjanjian antara kedua entitas bisnis pada tanggal 22 November 2021.

Sekretaris Perusahaan GOOD, I Made Astawa dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, fasilitas ini menjadi pilihan pembiayaan yang lebih baik untuk mengantikan saldo pinjaman yang telah ada, guna mencari terobosan yang lebih baik.”Lebih efisien  namum tetap menjaga kualitas untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham, “ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2021, per 30 September 2021 tertera utang bank jangka panjang sebesar Rp1,986 triliun.  Total utang itu berasal dari fasilitas PT Bank DBS Indonesia senilai Rp2,043 triliun dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) Rp36,041 miliaar. Dari jumlah itu terdapat bagian jangak pendek sebesar Rp93,399 miliar. Adapun rasio utang terhadap ekuitas 1,26 kali, utang terhadap EBIDTA 5,38 kali, dan utang terhadap kapitalisasi pasar 0,56 kali.

Dalam menjaga pertumbuhan bisnisnya di tengah sentiment negatif virus Corona, perseroan akan fokus utama perseroan saat ini adalah menjaga ketersediaan produk di pasar dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan serta mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi. Menurut Direktur Garudafood, Paulus Tedjosutikno, pertumbuhan itu didukung dengan adanya peningkatan penjualan.

Paulus menyebut tren kinerja positif juga menandakan tingkat kepercayaan konsumen sudah membaik meskipun kondisi pandemi masih berlangsung. Selain itu, perseroan melalui anak usahanya PT Sinarniaga Sejahtera menjalin kerjasama strategis dengan produsen coklat asal Zurich, yakni Barry Callebaut Group. Nantinya Siarniaga menjadi distributor produk-produk compound chocolate Van Houten Professional.

 

 

BERITA TERKAIT

Bobby Gafur Resmi Kuasai 75% Saham OASA

PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, telekomunikasi, dan energi, kini berganti nakhoda setelah…

Laba Bersih Zebra Nusantara Terkoreksi

Di kuartal tiga 2021, PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) membukukan laba bersih Rp 30,9 miliar atau turun dibandingkan priode yang sama…

BTN Siapkan Rights Issue Tahun Depan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sesuai rencana akan disiapkan untuk rights issue pada…

BERITA LAINNYA DI

Bobby Gafur Resmi Kuasai 75% Saham OASA

PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi, telekomunikasi, dan energi, kini berganti nakhoda setelah…

Laba Bersih Zebra Nusantara Terkoreksi

Di kuartal tiga 2021, PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) membukukan laba bersih Rp 30,9 miliar atau turun dibandingkan priode yang sama…

BTN Siapkan Rights Issue Tahun Depan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sesuai rencana akan disiapkan untuk rights issue pada…