Kerjasama DCI Indonesia - Repower Asia Jajaki Bisnis Data Center

NERACA

Jakarta -Menangkap potensi pertumbuhan bisnis data center, PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) jajaki kerjasama dengan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebagai perusahaan data center terbesar di Indonesia,.”Kami masih melakukan diskusi dan feasibility study terkait bisnis data center ini dengan mitra-mitra strategis. DCII ini adalah salah satu perusahaan data center terbaik, kami ingin bersinergi ke depan dengan berbagai pihak dalam rangka ekspansi ke bisnis properti digital ini,”kata President Director PT Repower Asia Indonesia Tbk, Aulia Firdaus dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Emiten properti, ini berencana masuk ke bisnis data center, dengan mengkonversi aset gedung perkantoran di Jakarta dan sekitarnya. REAL aktif melakukan pembicaraan dengan beberapa mitra strategis di Cikarang dan Tangerang. Data center merupakan fasilitas bangunan yang berfungsi mengoperasikan server penyimpanan data. Level data center mulai Tier I sampai Tier IV yang berstandar internasional dari segi infrastruktur, fasilitas, dan tingkat keamanannya. Tier IV memiliki sistem keamanan 24 jam dan tidak rentan terhadap gangguan terencana atau tidak.

Pada kesempatan lain CEO PT DCI Indonesia Tbk (DCII Toto Sugiri, menyatakan masih ada ruang pertumbuhan data center di Indonesia lebih 10 kali lipat. DCII memiliki kapasitas 37 megawatt (MW) dan berencana menambah kapasitas data center naik hampir dua kali lipat sejalan kebutuhan pasar. “Di masa seperti ini, perusahaan dituntut bisa melihat potensi-potensi bisnis yang bisa mendukung kinerja, momen yang pas juga di saat REAL ingin mengembangkan digital properti yang salah satunya melalui data center," kata Aulia.

Hingga akhir tahun 2021, PT Repower Asia Indonesia Tbk mengaku optimis mampu mencatatkan kenaikan penjualan lebih dari 100%. Kenaikan ini tak terlepas dari stimulus di bidang properti, termasuk kepemilikan saham dari ulama sekaligus pemilik PT Paytren Aset Manajemen Ustadz Yusuf Mansur di Repower Asia sebanyak 600 juta saham atau sekitar 5%.

Kata Aulia Firdaus, dengan semakin membaiknya perekonomian dan banyaknya stimulus dari pemerintah untuk sektor properti, serta terus mendapat doa dan dukungan dari Ustad Yusuf Mansur perseroan yakin meraih peningkatan penjualan lebih dari 100% sampai dengan akhir tahun 2021, dengan terus berinovasi dan bekerja keras untuk meningkatkan kinerja perseroan kedepan.

Sejak menjadi salah satu perusahaan tercatat, Repower terus melakukan pembenahan terbaik termasuk dalam penerapan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang baik (environmental, social, and governance/ESG) pada perusahaan dalam menjawab tantangan global.“Sejak awal kami telah berkomitmen pada isu lingkungan hidup, proyek-proyek yang kami kerjakan dan akan kami kembangkan semua mengusung konsep green construction, yang bukan hanya pada bangunannya saja tapi lingkungan sekitarnya juga dengan disediakannya ruang terbuka hijau. Sebelum ESG menjadi tren global, kami telah menerapkan hal tersebut,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

BTN Siapkan Rights Issue Tahun Depan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sesuai rencana akan disiapkan untuk rights issue pada…

Tidak Bergantung Pada PMN - Sejumlah BUMN Bakal IPO dan Rights Issue di 2022

NERACA Jakarta – Belajar dari kesuksesan pelaksanaan IPO Mitratel yang merupakan anak usaha dari PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan…

Indocement Buyback Saham Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta – Jaga likuiditas harga saham di pasar, emiten semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berencana melakukan pembelian…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

BTN Siapkan Rights Issue Tahun Depan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sesuai rencana akan disiapkan untuk rights issue pada…

Tidak Bergantung Pada PMN - Sejumlah BUMN Bakal IPO dan Rights Issue di 2022

NERACA Jakarta – Belajar dari kesuksesan pelaksanaan IPO Mitratel yang merupakan anak usaha dari PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan…

Indocement Buyback Saham Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta – Jaga likuiditas harga saham di pasar, emiten semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berencana melakukan pembelian…