Sebanyak 52 Paket Pekerjaan di Kota Sukabumi Masuk ke BPBJ - Hingga September

NERACA

Sukabumi - Hingga September 2021, paket pekerjaan yang masuk ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Sukabumi mencapai 52 paket. Puluhan paket tersebut didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBD Kota Sukabumi.

"Periode Januari sampai September tahun ini, sebanyak 52 paket pekerjaan yang masuk, dan pekerjaanya ada yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi, APBD Provinsi Jabar, dan ada juga yang didanai dari DAK," ujar Kepala BPBJ Pemkot Sukabumi, Novian Restiadi saat dihubungi Neraca melalui telepon genggamnya, Sabtu (16/10).

Novian mengungkapkan, untuk total anggaran seluruh ke 52 paket pekerjaan tersebut mencapai Rp85.813.681.888, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar  Rp85.263.106.294, dengan harga kontrak berjumlah Rp69.242.122.644, dan menyisakan anggaran sebesar Rp16.571.559.244."Sedangkan efesiensi anggaranya mencapai Rp16.020.983.651," terang Novian.

Dari keseluruhan paket pekerjaan itu, lanjut Novian, sebanyak 14 paket pekerjaan didanai oleh APBD Kota Sukabumi, DAK 32 paket, APBD Provinsi Jabar 5 paket, dan anggaran lainya berjumlah satu paket. Yakni, pekerjaan pembangunan pipa transmisi air minum di Dinas PUTR. Dan saat ini semuanya sudah dalam tahap pelaksanaan," bebernya.

Sedangkan ke 52 paket itu tersebar di lima intansi. Yaitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumindag), Dinas Kependudukan, dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Kesehatan (Dinkes)."Jadi ada di lima intansi ke 52 paket pekerjaan itu. Dan harus diketahui juga tidak semuanya lelang pekerjaan itu di BPBJ Kota Sukabumi, melainkan sebagian juga ada yang di BPBJ Provinsi Jabar," ungkapnya.

Sedangkan progres kedepan, pihaknya akan melakukan proses pengadaan Penunjukan Langsung (PL), oleh pejabat pengadaan, sosialisasi, pembinaan, dan advokasi. Tapi, yang jelas, kata Novian, semua tugas yang menjadi kewenangan BPBJ sudah terlaksana, terutama mengenai tender cepat."Seperti halnya dengan proses lelang pekerjaan yang bersumber dari DAK, tuntas sesui dengan target," pungkasnya. Arya

 

 

BERITA TERKAIT

JPS Minta Anies Segera Copot Kepala Dinas SDA

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohamad Syaiful Jihad mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencopot…

Diduga Bermotif Persaingan, Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan

  NERACA Jakarta-Desakan agar BPOM bersikap jujur dan adik dalam membuat dan menerapkan peraturan pangan kembali bergaung. Kali ini Ketua…

Amartha Tingkatkan Produktivitas Warga Pedesaan Sumsel - Salurkan 500 Lampu Solar untuk Penerangan

NERACA Palembang - PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha), pionir fintech p2p lending di Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

JPS Minta Anies Segera Copot Kepala Dinas SDA

NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohamad Syaiful Jihad mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencopot…

Diduga Bermotif Persaingan, Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan

  NERACA Jakarta-Desakan agar BPOM bersikap jujur dan adik dalam membuat dan menerapkan peraturan pangan kembali bergaung. Kali ini Ketua…

Amartha Tingkatkan Produktivitas Warga Pedesaan Sumsel - Salurkan 500 Lampu Solar untuk Penerangan

NERACA Palembang - PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha), pionir fintech p2p lending di Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha…