Pasar Modal Dorong Vaksinasi Ke Masyarakat

NERACA

Karanganyar - Pasar Modal Indonesia ikut ambil bagian pada percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat di berbagai daerah termasuk Soloraya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan juga dukungan pada pemulihan ekonomi.

Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia (BEI), Risa E Rustam mengatakan, penyediaan vaksin tersebut merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan "Self-Regulatory Organization" (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk mendukung program pemerintah mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat Indonesia.”Program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah diharapkan mampu membawa ekonomi Indonesia kembali tumbuh akibat hantaman pandemi. Vaksinasi diperlukan agar masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Jika makin banyak masyarakat memiliki imunitas yang baik, maka diharapkan geliat roda perekonomian dalam negeri dapat makin tumbuh,"ujarnya di Karanganyar, pekan kemarin.

Disampaikannya, dana CSR yang telah terkumpul, salah satunya dialokasikan untuk penyediaan vaksin yang sampai dengan saat ini sudah mencapai 128.000 dosis untuk beberapa kota di Indonesia. Sebelum Karanganyar, pasar modal Indonesia juga sudah melakukan beberapa kegiatan bakti sosial di wilayah lain mulai dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur.”Beberapa kegiatan yang kami lakukan di antaranya mengadakan sentra vaksinasi, donor darah, pemberian bantuan kepada tenaga pemulasaran jenazah Covid-19 dan pemberian santunan dana kepada ahli waris tenaga kesehatan," katanya.
Dia mengatakan, sentra vaksinasi di Kabupaten Karanganyar sendiri merupakan wilayah ke-14 lokasi penyelenggaraan sentra vaksinasi yang didukung oleh OJK dan SRO. Sedangkan untuk penyelenggaraan donor darah, sampai dengan saat ini, dikatakannya, total lebih dari 7.000 kantong darah yang berhasil dihimpun melalui CSR HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia.

Sementara itu, pada sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi upaya tersebut.” Saat ini sudah 73 persen dari sekitar 800.000 warga Kabupaten Karanganyar yang telah divaksin. Semoga dengan adanya sentra vaksinasi ini, ekonomi di wilayah ini dapat segera pulih dan makin tumbuh," katanya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…