Trimegah Targetkan 100 Ribu Nasabah di 2021

NERACA

Jakarta – Meski jelang tutup tahun tinggal tiga bulan lagi, kondisi tersebut tidak membuat kendor PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) untuk menargetkan pertumbuhan nasabah. Perusahaan manajer investasi ini menargetkan pertumbuhan nasabah hingga 20 ribu atau menjadi 100 ribu hingga akhir tahun 2021. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Utama Trimegah Sekuritas Indonesia, Stephanus Turangan, adapun pada awal tahun ini, nasabah mencapai 80.000 nasabah dan berharap pertumbuhan nasabah juga mengerek pertumbuhan transaksi meningkat 2 hingga 2,5 kali dibandingkan realisasi tahun lalu.“Kalau menggunakan angka dari Rp40 miliar menjadi Rp100 miliar hingga Rp120 miliar,”ujarnya.

Menurutnya perseroan akan me-relaunching sistem TRIMA sebagai upaya meningkatkan jumlah nasabah. Perseroan, lanjutnya, akan mempermudah pembukaan akun serta menambah penetrasi pasar melalui marketing dan launch advertising. Selain itu, TRIM akan memperbesar ekosistem pengguna aplikasi TRIMA melalui kerjasama dengan perusahaan digital dan non digital.

Dia berharap melalui aplikasi tersebut nasabah bisa melakukan transaksi saham, reksa dana dan obligasi. Semenatara itu, Direktur Trimegah Sekuritas Indonesia David Agus menambahkan perseroan cukup optimistis terkait prospek penjaminan emisi khususnya obligasi pada tahun ini. “Dari daya serap sebenarnya cukup tinggi bisa dilihat dari transaksi-transaksi yang telah dilakukan pada semester I/2021 terutama obligasi yang memiliki rating idAA,” ungkapnya.

Menurutnya, tingkat suku bunga juga cukup menarik bagi perusahaan untuk melakukan penggalangan dana dan likuiditas pasar yang cukup baik sehingga menunjukkan prospek positif bagi obligasi. Terkait mandat, lanjutnya, perseroan memiliki beberapa pada semester II/2021 dan akan terus aktif melakukan penjaminan emisi obligasi. Pada paruh pertama tahun ini, TRIM membukukan penghasilan usaha sebesar Rp234,68 miliar. Angka tersebut tumbuh signifikan sekitar 21,62% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp192,96 miliar.

Kemudian laba usaha TRIM juga melesat 97,08% secara tahunan menjadi Rp72,50 miliar dari Rp38,31 miliar pada semester I-2020. Padahal, beban usaha juga naik dari Rp154,66 miliar menjadi Rp162,17 miliar. Dengan catatan tersebut, laba bersih TRIM meroket hingga 791,83% yoy menjadi Rp32,73 miliar pada semester I-2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,67 miliar. Hal ini diikuti oleh meningkatnya laba per saham TRIM dari hanya Rp0,52 menjadi Rp4,60 per lembar.

 

BERITA TERKAIT

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…