Anak Usaha DSSA Raih Pinjaman Rp 256 Miliar

NERACA

Jakarat- Danai modal kerja, anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yakni PT Surya Kalimantan Sejati (SKS) meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp 256 miliar dari PT Bank Mega Tbk (MEGA).”Fasilitas ini dijamin antara lain dengan aset entitas anak. Selain itu, fasilitas ini akan digunakan antara lain untuk mendukung modal kerja SKS,” kata Corporate Secretary Dian Swastatika Sentosa, Susan Chandra dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perjanjian fasilitas pinjaman tersebut telah ditandatangani pada 14 September 2021. Fasilitas ini terdiri dari atas fasilitas kredit investasi dengan plafon sampai dengan sebesar Rp 156 miliar untuk jangka waktu 96 bulan dan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon sampai dengan sebesar Rp 100 miliar untuk jangka waktu 120 bulan.

Perlu diketahui, fasilitas pinjaman tersebut menyebabkan rasio utang terhadap ekuitas Dian Swastatika Sentosa meningkat sekitar 1%. Sebelumnya, perseroan juga telah memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$ 50 juta dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Fasilitas pinjaman berjangka waktu 12 bulan tersebut dijamin dengan aset perseroan. Adapun, penandatanganan pinjaman tersebut dilaksanakan pada 29 Juni 2021.

Dian Swastatika akan memanfaatkan fasilitas pinjaman tersebut guna mendukung kegiatan operasional. Dsebutkan, fasiltias pinjaman ini berimbas terhadap peningkatan rasio utang terhadap ekuitas perseroan menjadi 2,8%. Di sisi lain, emiten energi ini telah menutup 3 entitas anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung. Aksi korporasi ini telah dilakukan perseroan pada 15 Juni 2021, dimana perseroan telah menerima surat pemberitahuan deregistrasi dari Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA)-Singapura terakait dengan permohonan perseroan atas penutupan entitas anak tidak langsung.

Adapun ketiga entitas anak yang ditutup adalah Newspring Coal Resources Pte. Ltd, Great Horizon Capital Pte. Ltd dan Great Horizon Consulting Pte. Ltd. Berdasarkan laporan tahunan 2020 perseroan, ketiga perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang dimiliki melalui PT DSSE Energi Mas Utama. Adapun PT DSSE Energi Mas Utama merupakan anak usaha perseroan yang sahamnya dimiliki sebanyak 99,99%. Penutupan entitas anak ini tidak memiliki dampak signfikan terhadap kondisi keuangan perseroan.

BERITA TERKAIT

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gandeng Tokopedia - Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Emiten distribusi obat-obatan modern dan tradisional serta alat kesehatan, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) semakin serius memasuki pasar consumer health…

Modernisasi Logistik, Penjualan ZBRA Meroket Hingga 30.830%

NERACA Jakarta – PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) menjalankan strategi bisnis dengan melakukan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Melalui PT…

Pefindo Pertahankan Rating A Obligasi BRPT

NERACA Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA untuk obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2020 seri…