Wakil Ketua MPR - Tanamkan Prinsip Toleransi Sejak Dini

Hidayat Nur Wahid

Wakil Ketua MPR

Tanamkan Prinsip Toleransi Sejak Dini

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta prinsip dan perilaku toleransi harus ditanamkan terutama kepada anak-anak sejak usia dini melalui lembaga pendidikan.

Dia mengatakan Indonesia sebagai negara besar yang terdiri atas beragam suku, budaya, agama, ras, dan warna kulit pasti memiliki berbagai tantangan berat dalam perjalanan sejarah hingga saat ini, salah satunya ancaman menipisnya nilai toleransi antarsesama anak bangsa.

"Minimnya, bahkan hilangnya toleransi berganti dengan intoleransi akan sangat berbahaya untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena intoleransi membuat setiap rakyat menjadi individualistik sehingga akan mempersulit bangsa ini menghadapi berbagai permasalahan internal dan eksternal seperti bencana pandemi COVID-19," kata Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/9).

Hal itu dikatakan Hidayat Nur Wahid (HNW) saat hadir menjadi narasumber secara virtual acara ‘Sosialisasi Empat Pilar MPR RI’ Kerja Sama MPR RI dengan Yayasan Al-Barakah Abepura, Papua, Sabtu (11/9).

Hidayat mengatakan lembaga pendidikan menjadi sangat dibutuhkan untuk penguatan nilai toleransi karena menjadi tempat generasi muda akan belajar sejarah bahwa prinsip dan praktik toleransi yang luar biasa telah ditunjukkan para pendiri bangsa.

"Dengan perbedaan suku, agama, ras, pandangan politik, pendidikan, dan latar belakang profesi, mereka bisa menyatu sehingga Indonesia mampu meraih kemerdekaannya. Toleransi juga yang menyebabkan terbentuknya NKRI dan Pancasila," ujarnya.

Menurut dia, melihat pentingnya langkah penguatan nilai-nilai toleransi, maka perlu ada satu upaya lagi untuk memaksimalkan teori dan prinsip seputar toleransi, yakni keteladanan.

Untuk itu, Hidayat mengajak seluruh elemen bangsa terutama orang tua, lembaga pendidikan, para tenaga pendidik, dan pemerintah untuk mendukung serius upaya itu dengan memberikan contoh nyata implementasi toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mengajak semua pihak untuk sama-sama menjadi teladan bagi diri sendiri dan orang lain karena tanpa keteladanan maka upaya memperkuat nilai toleransi akan sia-sia. Ant

 

BERITA TERKAIT

Menko Polhukam - Jaga Persatuan Bangsa

Mahfud MD Menko Polhukam Jaga Persatuan Bangsa Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD…

Ketua MPR RI - Pemerintah Tindak Tegas "Pinjol" Ilegal

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Pemerintah Tindak Tegas "Pinjol" Ilegal Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Pemerintah dan…

Menteri PPPA - Pemberdayaan Perempuan Prioritas Pembangunan Indonesia

Bintang Puspayoga Menteri PPPA Pemberdayaan Perempuan Prioritas Pembangunan Indonesia Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga…

BERITA LAINNYA DI

Menko Polhukam - Jaga Persatuan Bangsa

Mahfud MD Menko Polhukam Jaga Persatuan Bangsa Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD…

Ketua MPR RI - Pemerintah Tindak Tegas "Pinjol" Ilegal

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Pemerintah Tindak Tegas "Pinjol" Ilegal Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Pemerintah dan…

Menteri PPPA - Pemberdayaan Perempuan Prioritas Pembangunan Indonesia

Bintang Puspayoga Menteri PPPA Pemberdayaan Perempuan Prioritas Pembangunan Indonesia Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga…