Lengkapi Digital Ekosistem - Kioson Bikin Anak Usaha dan Platform Baru

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnisnya, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) mendirikan anak usaha baru, PT Indonesia Super Exchange yang disertai dengan peluncuran platform IndoXC.com. Platform baru ini bertujuan untuk melengkapi ekosistem digital perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama Kioson, Reginald Trisna mengatakan, IndoXC.com hadir untuk melengkapi ekosistem digital perseroan yang telah dibangun sebelumnya. Platform ini nantinya menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan interkoneksi yang cenderung lama akibat administrasi yang berbelit-belit.“Demi menjawab tantangan itu, IndoXC.com dilengkapi Super API (Application Programming Interface) yang mudah serta bisa langsung digunakan melalui pendaftaran digital yang cepat dan aman,”ujarnya.

Asal tahu saja, IndoXC.com merupakan marketplace terlengkap untuk produk digital, platform ini akan menghubungkan seluruh aplikasi digital dengan lebih dari 50 ribu stock keeping unit (SKU) produk digital yang ada di Indonesia. Selain mengatasi interkonesi dan dapat mengakses ke lebih dari 50 ribu SKU produk digital, dia mengatakan, para member juga dapat saling bertukar produk digital di dalam platform tersebut. “Di IndoXC.com, semua pihak bisa menjadi pembeli dan penjual. Pembayaran dan transaksi dilakukan dalam satu platform dengan keamanan yang terjamin. Tidak cukup sampai di situ, prinsipal yang terhubung dengan IndoXC pun akan diberikan akses penjualan ke lebih dari 3.500 DXP se-Indonesia,” ujar dia.

Bukan kali ini saja Kioson mendirikan anak usaha. Sebelumnya, perseroan telah meluncurkan GudangPintar.id dan Retail Kita yang menyuguhkan layanan berbasis gudang bagi UMKM. GudangPintar.id menjadi solusi logistik bagi para mitra warung Kioson untuk memenuhi pesanan pelanggan secara tepat dan cepat. Adapun Retail Kita berperan menghubungkan jalur distribusi antara mitra dengan produsen FMCG (fast moving consumer goods).

Di sisi lain, perseroan telah meraih persetujuan untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue dari pemegang saham yang diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Selasa 24 Agustsus 2021. Kioson akan menerbitkan sebanyak 365,79 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 51% dari modal disetor KIOS sebelum rights issue dan juga disertai dengan penerbitan waran Seri II dengan jumlah sebanyak-banyaknya 248,74 ribu Waran Seri II.

 

BERITA TERKAIT

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…