Kapitalisasi Pasar Sepekan Turun Tipis 0,07%

NERACA

Jakarta – Kapitalisasi pasar bursa sepekan terkoreksi tipis 0,07% menjadi Rp 7.369,549 triliun dari Rp7.374,530 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara transaksi harian mencatatkan peningkatan tertinggi 6,75% menjadi 21,241 miliar saham dari 19,898 miliar saham pada pekan yang lalu. Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

BEI juga menyebutkan, rata-rata frekuensi harian bursa turut mengalami peningkatan sebesar 3,86% menjadi 1.377.779 transaksi dari 1.326.596 transaksi pada pekan sebelumnya. Sementara itu, data rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) selama sepekan juga meningkat sebesar 0,82% menjadi Rp11,097 triliun dari Rp11,007 triliun pada pekan lalu.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (10/9) berada di zona hijau, namun secara keseluruhan selama sepekan ditutup mengalami perubahan sebesar 0,52% atau berada di level 6.094,873 dari posisi 6.126,921 pada penutupan pekan lalu. Selanjutnya untuk Investor asing  pada akhir pekan kemarin, mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp257,28 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp22,433 triliun.

Pada pekan kemarin, terdapat 9 pencatatan perdana saham di BEI. Selanjutnya, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 71 emisi dari 47 perusahaan tercatat senilai Rp68,44 triliun. Total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 484 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp430,35 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 127 perusahaan tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 156 seri dengan nilai nominal Rp4.325,01 triliun dan US$ 400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp6,17 triliun. Sebagai informasi, IHSG pada perdagangan Jum’at akhir pekan ditutup menguat 26,65 poin atau 0,44% ke posisi 6.094,87. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,64 poin atau 0,19% ke posisi 870,2.

Menurut kajian tim Riset Phillip Sekuritas, dari dalam negeri, IHSG melanjutkan penguatan seiring dengan kenaikan bursa regional. Sektor keuangan dan bahan baku menjadi pendorong pergerakan IHSG terutama saham ARTO, TPIA dan BBRI. Indeks saham Asia sore ini ditutup menguat setelah meredanya kecemasan akan pengetatan regulasi di perusahaan sektor game dan pendidikan China.

Selain itu, pasar juga mencerna pengumuman bank sentral Eropa yang akan memperlambat laju pembelian obligasi bulanan di bawah program darurat pandemi. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor barang baku naik paling tinggi yaitu 1,82%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor keuangan masing-masing 0,99% dan 0,82%.

BERITA TERKAIT

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

PT Timah Siap Bayar Obligasi Rp 16,27 Miliar

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Timah Tbk (TINS) bakal segera membayarkan obligasi dengan total senilai Rp16,27 miliar. Perseroan…

Transaksi Pasar Timah Ditaksir Capai Rp 800 Miliar

NERACA Jakarta- Tahun ini, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) optimistis transaksi pasar fisik timah bisa mencapai Rp800 miliar, dari realisasi…

Investasikan Dana Rp 1,76 Triliun - BliBli Akuisisi Saham Supra Boga Lestari

NERACA Jakarta –Tren perusahaan starup unicorn IPO, seperti yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan juga bakal dilakukan Gojek dan…