Meski Pandemi, Kinerja BUMD Dinilai Tetap Produktif

NERACA

Jakarta - Ajang penghargaan TOP BUMD Awards 2021 (Badan Usaha Milik Daerah) kembali diberikan oleh majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga Tim Penilai. Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2021 ini adalah “Membangun Kinerja dan Layanan BUMD tetap Produktif di masa Pandemi COVID-19”. Ada beberapa BUMD hebat yang meraih penghargaan tertinggi, yakni TOP BUMD level Bintang 5, sekaligus meraih penghargaan paling bergengsi, yakni TOP of The TOP BUMD 2021. 

Di antaranya adalah Perumdam Tirta Kerta Raharja Kab. Tangerang, Perumda Kanjuruhan Kabupaten Malang, PDAM Tirta Bhagasasi, Perumda Air Minum  Apa' Mening Kab. Malinau. Selain itu juga ada, Bank Jateng, Bank Jatim Tbk, BPR Bank Bapas 69 Kab. Magelang, BPR Bank Sleman, PT Agro Jabar, serta RSUD Iskak Tulungagung. Masih ada beberapa BUMD terbaik lainnya yang mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards 2021.

Jumlah Peserta Meningkat

M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2021, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, memaparkan bahwa TOP BUMD Awards merupakan kegiatan award BUMD terbesar di Indonesia. Kegiatan Top BUMD Awards diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Top Business sejak 2016.

TOP BUMD Awards adalah kegiatan pembelajaran dan pemberian penghargaan BUMD yang tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada BUMD-BUMD Terbaik, yang dinilai yaitu berkinerja baik, banyak melakukan improvement/inovasi perbaikan, dan telah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, serta memiliki strategi dan inovasi di masa Pandemi Covid-19 agar bisnis tetap tumbuh berkelanjutan.

TOP BUMD Awards 2021 ini, diikuti oleh 182 BUMD dari total sekitar 1.149 BUMD di Indonesia. Atau meningkat 12%, dibanding tahun 2020 yang sebanyak 163 BUMD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 BUMD yang mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk wawancara penjurian, atau meningkat sebesar 44% dari tahun 2020. 

Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen. Di sini, sejumlah lembaga penilai dan konsultan yang ikut sebagai penilai. Antara lain Institut Otonomi Daerah, FEB Universitas Padjadjaran Bandung, LKN, Solusi Kinerja Bisnis (SKB), Asia Business Research Center; Sinergi Daya Prima; Melani K. Harriman Associates; Dwika Consulting; dan lain-lain. “Dengan segala kerendahan hati, mudah-mudahan, kegiatan TOP up BUMD Awards ini, terus menjadi kegiatan BUMD Awards yang terbesar, paling kredibel, paling bermanfaat di Indonesia,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, kegiatan TOP BUMD Awards, bukan hanya sekadar kegiatan pemberian penghargaan. Namun didalamnya, mengedepankan aspek pembelajaran bersama, terutama untuk BUMD peserta. Ajang tersebut selalu membudayakan adanya Sesi Nilai Tambah dalam wawancara penjurian atau award yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business. Dalam Sesi Nilai tambah tersebut, Dewan Juri memberikan input, saran, dan masukan kepada peserta, sebagai feedback untuk perbaikan ke depan. 

Inilah yang menjadi salah satu keunggulan TOP BUMD Awards dibanding award-award lainnya. Hal tersebut juga menjadi daya tarik bagi para BUMD. Selain mengikuti kegiatan penghargaan, para BUMD peserta, seolah mendapat konsultasi gratis dari para pakar dan dewan juri.

Menteri BUMN RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya sinergi BUMN dan BUMD, dalam sambutannya yang mewakili Wakil Presiden RI. Sinergi BUMN dan BUMD, perlu dikedepankan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. “Sinergi antara BUMN dan BUMD yang punya kesamaan visi, perlu. Sinergi dan transformasi itu bagus untuk kepentingan rakyat,” kata menteri tersebut.

Erick Thohir mengatakan, saat ini, beberapa kerja sama antara BUMN dan BUMD sudah berjalan, misalnya PT Tjipinang Food Station yang merupakan BUMD milik Pemerintah DKI Jakarta dengan PT Sang Hyang Sri (Persero), BUMN yang bergerak di bidang pertanian. Pada sektor transportasi, BUMN dan BUMD di DKI Jakarta membangun joint venture dan sistem transportasi terintegrasi di Jabodetabek. Sinergi juga dilakukan dalam pengelolaan kawasan Kota Tua Sunda Kelapa, Jakarta. “Kami sangat terbuka untuk membuka kerja sama-kerja sama lainnya dengan BUMD dan Pemda yang hari ini hadir,” kata Erick.

Erick juga mengatakan bahwa setelah terdampak Covid-19 kini ekonomi Indonesia dalam tahap pemulihan, ada 10 propinsi yang sudah mencatat pertumbuhan positif. “Usaha dan inisiatif dari pusat, tak cukup. Perlu keterlibatan pemda yang tentu lebih paham karakteristik daerahnya. Dan dalam hal itu, peran BUMD penting untuk jadi mitra serta menaikkan aktivitas usaha di daerah,” kata Erick.

Dalam sambutannya, yang disampaikan oleh Kepala Balitbang Kemendagri Agus Fathoni, Menteri Dalam Negeri RI M.  Tito Karnavian, menyambut baik kegiatan TOP BUMD Awards ini. Karena, melalui kegiatan ini, BUMD akan terus terpacu untuk meningkatkan kinerja dan layanannya. Jika BUMD-BUMD hebat terus berkembang di daerah, maka pemerataan dan percepatan pembangunan nasional, lebih mudah diwujudkan.

Tito juga menegaskan agar sinergi BUMD perlu dikembangkan secara maksimal. Sinergi yang saling menguntungkan antara BPD dan BPR, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembiayaan UMKM di daerah. Mereka tidak perlu bersaing antar-sesama BUMD, namun justru bersinergi untuk saling menguatkan. Selain itu, BPD juga harus mendukung pengembangan bisnis BUMD-BUMD sektor lainnya.

Mendagri juga menekankan pentingnya peran kepala daerah untuk terus membina dan mengarahkan BUMD. Agar BUMD terus meningkat kinerja dan layanannya untuk membangun daerah sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional di masa normal baru. 

BUMD Penopang Ketahanan Nasional

“Penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan kinerja dan layanan BUMD, perlu dijalankan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Jika semua BUMD di Indonesia menjadi BUMD-BUMD hebat, insya Allah, permasalahan ekonomi negara, permasalahan kemiskinan di daerah, akan mudah diselesaikan oleh BUMD-BUMD tersebut,” ujar Wakil Gubernur Lemhanas, Marsekal Madya TNI Wieko Syofyan, dalam sambutannya. Ia juga menegaskan, bahwa BUMD yang hebat, memiliki peran strategis dalam mendukung Ketahanan Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA, Ketua Dewan Juri Top BUMD Awards 2021 memaparkan beberapa temuan menarik selama proses penjurian berlangsung sekaligus rekomendasi yang perlu kita perhatikan bersama. 

Temuan pertama: Secara umum, hampir semua BUMD relatif mampu menghadapi dampak Pandemi Covid-19 dengan baik, namun ada beberapa catatan. BUMD sektor air minum, kinerja dan layanannya tetap terjaga dengan baik, dan relatif paling tahan terhadap Pandemi Covid 19. 

Selanjutnya, BUMD sektor keuangan, terutama BPD dan BPR, terkena dampak yang sangat besar. Namun, berkat inovasi dan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya, maka BPD dan BPR-BPR kita, masih mampu menjaga kinerja dan layanannya dengan baik. 

Sedangkan BUMD sektor pariwisata, adalah BUMD yang paling besar terkena dampak pandemi Covid-19. Namun, dengan kesigapan dan inovasinya, mampu meredam tantangan yang ada. Misal, ada BUMD hotel dan Pariwisata yang langsung memanfaatkan aset propertinya, untuk mengembangkan Jasa yang terkait dengan penanganan Covid-19, seperti sinergi usaha untuk jasa layanan Antigen, PCR, dan lain sebagainya. 

Temuan-temuan lainnya adalah sudah semakin banyak BPR dan BPRS yang concern serta lebih intens dan terukur, untuk melakukan pemberantasan renternir/pelepas uang di wilayah operasional. Kemudian, hampir semua PDAM, sangat concern dalam hal penggunaan teknologi informasi digital, termasuk pengembangan berbagai aplikasi berbasis website, Android, dan IoS.

Juga, BPD-BPD makin intens dan inovatif serta lebih fokus mengalokasikan pembiayaannya, untuk membangun masyarakat daerahnya dan pembiayaan pemerintah daerahnya. Namun, belum semua pemerintah daerah, mengandalkan dukungan pembiayaan pembangunan dari BPD-nya. 

BERITA TERKAIT

Pentingnya Berkolaborasi untuk Penanggulangan Covid19

  NERACA Jakarta - Kolaborasi jadi satu kata kunci dalam penanggulangan Covid-19. Pandemi yang menekan berbagai sektor tidak hanya kesehatan…

Pentingnya Edukasi dan Sosialisasi dalam Penerapan Aturan Mobilitas Sektor Transportasi

  NERACA Jakarta - Bersamaan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di seluruh Indonesia, pemerintah juga membuka kegiatan…

Hadapi Virus Varian Baru, Masyarakat Diminta Tetap Vaksin

  NERACA Jakarta - Pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap virus COVID-19. Hal ini sebagai langkah antisipasi kemungkinan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Pentingnya Berkolaborasi untuk Penanggulangan Covid19

  NERACA Jakarta - Kolaborasi jadi satu kata kunci dalam penanggulangan Covid-19. Pandemi yang menekan berbagai sektor tidak hanya kesehatan…

Pentingnya Edukasi dan Sosialisasi dalam Penerapan Aturan Mobilitas Sektor Transportasi

  NERACA Jakarta - Bersamaan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di seluruh Indonesia, pemerintah juga membuka kegiatan…

Hadapi Virus Varian Baru, Masyarakat Diminta Tetap Vaksin

  NERACA Jakarta - Pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap virus COVID-19. Hal ini sebagai langkah antisipasi kemungkinan…