Trans Power Bagikan Dividen Rp 57,93 Miliar

NERACA

Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2020 sebesar Rp22 per lembar saham dengan total pembayaran sebesar Rp57,93 miliar. “Jadi total pembayaran dividen sebesar Rp57,93 miliar yang akan dibayarkan paling lambat sebulan sesudah persetujuan RUPST,”kata Direktur TPMA, Rudy Sutiono di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, total pembayaran dividen itu berasal dari laba bersih tahun buku 2020 sebesar Rp29 miliar atau seluruh laba bersih tahun buku 2020 dan ditambah laba ditahan yang belum ditentukan penggunaanya sebesar Rp32 miliar. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen emiten pelayaran batu bara dan hasil mineral  mencapai 196,5% dari total laba bersih tahun buku 2020.

Tahun ini, emiten pelayaran memasang target pertumbuhan kinerja sebesar 30% dibanding tahun 2020. Pasalnya, kinerja tahun 2020 mengalami penurunan kinerja dibanding 2019.“Kita tahun pada kuartal II dan III 2020 semua terdampak pandemi Covid-19 sehingga rasio penggunaan kapal kami hanya mencapai 60%. Tapi pada kuartal IV 2020 mulai pulih,” kata dia.

Untuk itu, dia merencanakan akan membeli 3-4 kapal dengan ukuran 300 GT dengan nilai total anggaran pembelian Rp120 miliar hinga Rp150 miliar.“Tapi hingga saat ini masih belum ada yang baru, karena kalau beli baru butuh dana Rp42 miliar, tidak ekonomis. Jika kapal bekas, lagi langka karena kebutuhan angkut batu bara dan nikel sedang pada puncaknya,”jelasnya.

Tahun ini, perseroan, mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 120-150 miliar. Perseroan menyebutkan, belanja modal tersebut akan digunakan untuk membeli 5-6 set kapal tunda dan tongkang. Untuk pendanaan sendiri, perseroan telah mendapatkan fasilitas pinjaman bank dan armada yang dibeli akan digunakan untuk menambah kapasitas pengangkutan perusahaan maupun menggantikan armada yang sudah berumur cukup lama.

Perseroan berharap, penambahan kapal ini akan meningkat performance perseroan. Terkait pinjaman bank, perseroan menyebutkan senantiasa berkomitmen memenuhi tanggung jawabnya kepada pihak bank maupun supplier selama pandemi, dengan pengaturan cash flow yang ketat dan dikelola dengan baik. Disebutkan, perseroan tetap dapat melakukan pembayaran cicilan selama tahun 2020, sehingga utang bank turun menjadi US$ 21 juta per 30 September 2020, dibandingkan dengan saldo US$ 26,7 juta pada 30 September 2019. Dengan penurunan ini, Trans Power Marine berharap beban bunga dapat lebih kecil dan meringankan perusahaan.

Awal tahun 2020 utilisasi kapal Trans Power Marine tinggi. Bahkan, perseroan sampai menyewa lebih dari 10 set kapal tunda dan tongkang untuk melayani permintaan pelanggan. Namun memasuki kuartal II-2020 setelah pandemi Covid-19, permintaan pengangkutan kargo mulai turun, sehingga perseroan harus menghentikan penyewaan kapal pihak ketiga.

BERITA TERKAIT

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Beragam Promo Spektra Fair Hadir di 50 Kota Besar

Genjot pertumbuhan bisnis di tengah pandemi Covid-19, PT Federal International Finance (FIFGROUP) terus perluas jangkauan bisnisnya lewat salah satu pameran…

Jangkau Luas Layanan Kesehatan - Kolaborasi BUMN Healthcare Luncurkan Aplikasi FitAja

Perluas pelayanan kesehatan di era digital saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan beberapa BUMN yang bergerak…

Percepatan Penanganan Pandemi, BMHS Genjot Vaksinasi

NERACA Jakarta - Data pemantauan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini kembali meningkat. Tidak hanya di pulau Jawa dan Bali,…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Beragam Promo Spektra Fair Hadir di 50 Kota Besar

Genjot pertumbuhan bisnis di tengah pandemi Covid-19, PT Federal International Finance (FIFGROUP) terus perluas jangkauan bisnisnya lewat salah satu pameran…

Jangkau Luas Layanan Kesehatan - Kolaborasi BUMN Healthcare Luncurkan Aplikasi FitAja

Perluas pelayanan kesehatan di era digital saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan beberapa BUMN yang bergerak…

Percepatan Penanganan Pandemi, BMHS Genjot Vaksinasi

NERACA Jakarta - Data pemantauan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini kembali meningkat. Tidak hanya di pulau Jawa dan Bali,…