IPO Ladangbaja Catatkan Oversubscribed 300 Kali

NERACA

Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) dibuka naik 34,40% setara 43 poin ke level Rp 168 per saham atau menembus batas auto reject atas (ARA). Saat ini, nilai kapitalisasi pasar saham LABA mencapai Rp 168 miliar. Perusahaan yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan produksi baja dan produk turunan baja ini resmi menjadi perusahan tercatat (emiten ) ke-18 yang melantai di bursa pada tahun ini.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, perseroan sukses melepas sebanyak 200 juta saham kepada publik atau 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dijual di level Rp 125 per saham, sehingga diraih dana segar Rp 25 miliar. IPO saham perseroan didukung PT Indo Capital Sekuritas sebagai lead underwriter dengan sindikasi dari PT Panin Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Reliance Indonesia Tbk. "Hasil penawaran umum sangat memuaskan dengan tingkat oversubscribe hingga lebih dari 300 kali dari porsi pooling yang tersedia," kata Direktur Utama Ladangbaja Murni, Mugi.

Ladangbaja Murni juga menerbitkan sebanyak 280 juta waran yang dibagikan secara cuma-cuma kepada investor baru dengan rasio 5:7. "LABA berencana untuk menggunakan dana yang terhimpun dari pelaksanaan waran untuk modal kerja. Ke depan, perseroan akan terus meningkatkan kinerja perusahaan dan berkomitmen untuk selalu menjaga kepercayaan investor-investor,"ujar Mugi.

Mengantungi dana segar dari penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan berencana merenovasi dan meremajakan mesin pada gudang baru di Cibitung, Jawa Barat. "Dana yang terhimpun dari IPO saham akan digunakan renovasi dan peremajaan mesin pada gudang baru Ladangbaja Murni di Cibitung. Langkah tersebut bertujuan untuk peningkatan kapasitas produksi, kualitas yang lebih baik, inovasi terbaik dan perluasan lini bisnis pada plastic injection mould," ucap Mugi.

Ladangbaja, jelas Mugi, akan memindahkan pabrik dan gudang dari Sunter ke Cibitung. Fasilitas di Cibitung rencananya direnovasi mulai kuartal IV-2021 dan diperkirakan tuntas pada kuartal I-2022. Renovasi gudang dan pabrik ini diyakini bakal meningkatkan efisiensi produksi dan penjualan, serta meningkatkan kapasitas produksi. “Selain itu, pabrik dan gudang di Cibitung akan menjadi tempat bagi divisi baru perseroan yang akan dibentuk untuk divisi produksi mould base,” katanya.

Selain memproduksi mould base, Ladangbaja akan memproduksi produk hilir, yakni injection mould yang sesuai dengan permintaan pelanggan. Hingga kini, beberapa pelanggan utama Ladangbaja adalah Ecco Shoes Indonesia, Panasonic, PT Sepatu Bata Tbk, PT Astra Honda Motor, dan Epson Indonesia. Mugi menyatakan, perseroan optimis permintaan produk perseroan bertumbuh, seperti suku cadang turunan baja dan plastic injection mould, yang permintaan masih tumbuh di Indonesia. Apalagi dengan dukungan pemerintah melalui peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bisa memacu pertumbuhan permintaan produk tersebut.

BERITA TERKAIT

Ramadan, Pembiayaan Home Credit Naik 3,5 Kali Lipat

Selama bulan Ramadan tahun ini, PT Home Credit Indonesia (Home Credit) berhasil mencetak kinerja pembiayaan yang jauh lebih baik dibandingkan…

BTN Dukung Usulan Pengembang Perpanjang Relaksasi PPN

Industri properti khususnya perumahan terus menggeliat sejak awal tahun hingga saat ini. Bahkan pada kuartal kedua tahun ini angka penjualan…

Perkuat Modal, MNC Bank Tunda Dividen

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) atau MNC Bank memutuskan untuk tidak membagikan dividen…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Ramadan, Pembiayaan Home Credit Naik 3,5 Kali Lipat

Selama bulan Ramadan tahun ini, PT Home Credit Indonesia (Home Credit) berhasil mencetak kinerja pembiayaan yang jauh lebih baik dibandingkan…

BTN Dukung Usulan Pengembang Perpanjang Relaksasi PPN

Industri properti khususnya perumahan terus menggeliat sejak awal tahun hingga saat ini. Bahkan pada kuartal kedua tahun ini angka penjualan…

Perkuat Modal, MNC Bank Tunda Dividen

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) atau MNC Bank memutuskan untuk tidak membagikan dividen…